Unit Gakkum Sat Polair Polres Nunukan ungkap kasus pencurian rumput laut

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Nunukan – Tim Buser Unit Gakkum Sat Polair Polres Nunukan dan personel Ditpolairud Polda Kaltara berhasil mengunkap kasus pencurian rumput laut di perairan Mamolo, Nunukan Selatan, Kamis (13/2/2020) kemarin.

Dalam pengungkapan ini petugas menangkap Lasau bin Daud. Tersangka merupakan residivis kasus yang sama, diamankan di perairan Desa Balansiku Kecamatan Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara saat melakukan aksi pencurian rumput laut.

Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro melalui Kasubag Humas Polres Nunukan, Iptu M. Karyadi menjelaskan, pada hari Kamis (13/2) sekitar pukul 08.00 wita, nelayan rumput laut Muhammad Amin beserta dua rekannya berangkat dari rumah menuju perairan Balansiku untuk memanen rumput laut.

“Tiba di lokasi, dia melihat ada dua orang yang diduga sesama nelayan rumput laut. Begitu dia mendekat, perahu yang diawaki La Sau bergegas menjauh. Merasa curiga, ia langsung mendatangi kantor Sat Polair Polres Nunukan, untuk melaporkan kejadian tersebut,” ujarnya Jumat (14/2/2020).

Selanjutnya, kata Karyadi, sekitar pukul 15.30 wita, pelapor bersama anggota Unit Gakkum Sat Polair Polres Nunukan dan anggota Polairud Polda Kaltara mendatangi lokasi.

Sekitar pukul 17.00 wita, menemukan pelaku La Sau beserta barang bukti satu buah perahu yang digunakan untuk mengangkut rumput laut, serta tali rumput laut sebanyak 58 bentangan tali.

“Pelaku beserta barang bukti kita bawa ke kantor Sat Polair Polres Nunukan untuk penyidikan lebih lanjut,” ujar Karyadi.

Jumlah barang bukti (BB ) yang diamankan yakni 1 unit perahu, 1 buah mesin merk Yamaha 15 PK, 1 buah parang, 1 buah jerigent warna merah serta 58 buah tali rumput laut, dan Sejumlah rumput laut yang masih basah.

Tersangka dikenakan Tindak pindana pencurian sebagaimana dimaksud dalam pasal 362 KUH Pidana.

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *