Berita oknum Polisi bawa kabur tersangka DPO, Kompol Manurung angkat bicara

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Tangerang – Adanya pemberitaan yang diduga menyudutkan institusi Kepolisian Republik Indonesia, Kapolsek Neglasari Polres Tangerang Kota Kompol R Manurung SH memberikan klarifikasinya. Sabtu (15/2).

Dalam pemberitaan dibeberapa media diberitakan bahawa ada seorang oknum Polisi berpangkat Kompol yang membawa kabur tersangka DPO Kasus Penganiayan

Kasus berawal saat Polsek Neglasari menangani Kasus saling lapor yaitu, Kasus Penggelapan atau Penipuan pasal 372 KUHP atau 378 KUHP Dengan Pelapor Mahendra Yusandri Uggul Prakoso (alias Hans)

Hans , melaporkan bahwa mobilnya Honda Brio yang di sewa oleh Ki Kiong telah di gadaikan,

Kemudian Hans bersama sama teman-temannya, Santa, Danil dan Ani mengamankan dan memukul Ki Kiong untuk menanyakan mobilnya ada dimana.

Kemudian KI Kiong tidak terima dengan perlakuan itu, Ki Kiong melaporkan Mahendra Yusandri alias (Hans) yang sudah ditahan bersama dengan Santa.

Lalu, Penyidik Polsek Neglasari masih mencari pelaku yang lainnya, namun saudara Darma yang mengaku sebagai paman Ki Kiong terlalu Over mencari pelaku yang lain tanpa kordinasi dengan Penyidik Polsek Neglasari, ucapnya melalui seluler.

Sehingga pada hari selasa tanggal 11 Februari 2020 jam 17.00 Wib, saudara Darma mendatangi lokasi Kerja Ani di Bandara Soekarno Hatta, dan memaksa mau membawa sudara Ani, sehingga terjadi salah paham dan tarik menarik dengan Kompol Sudik RIono yang mana adalah ayah Kandung Ani, kata R. Manurung

Kembali dijelaskan Kompol R Manurung SH,”Perlu kami jelaskan bawa sampai saat ini Polsek Neglasari tidak pernah meminta bantuan atau minta tolong kepada saudara Darma untuk menangkap Ani.”

Sampai saat ini Polsek Neglasari belum pernah mengeluarkan Status DPO kepada saudari Ani, ini informasi yang dapat saya sampaikan, tutup R. Manurung.

 

 

Reporter : Shemy

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *