BPS gandeng Pemkab Tobasa dalam proses sensus penduduk

  • Whatsapp
Kepala Kantor BPS Tobasa, Willer Purba.

MITRAPOL.com, Tobasa – Sebanyak 30.000 dari hasil pendataan Dinas Kependudukan adalah hal yang tak perlu dipermasalahkan karena masing-masing memiliki tata cara berbeda namun tujuannya sama. Hal tersebut diungkapkan Badan pusat statistik (BPS) Kabupaten Tobasamosir (Tobasa) baru baru ini di halaman kantor bupati Tobasamosir di Balige.

“Tujuannya sama, adalah bagaimana pendataan atau sensus penduduk bisa terlaksana secara pasti dan benar yang akan dijadikan data nasional,” ungkap Kepala Kantor BPS Tobasa, Willer Purba.

Bentuk pendataan dari BPS, sebutnya adalah sesuai hasil sensus dari rumah ke rumah yang dapat diartikan bahwa setiap penduduk yang ditemui dengan tempat tinggal ada maka dikategorikan adalah penduduk setempat yang saat ini berjumlah 182.000 jiwa.

“Kami, BPS tidak bisa menghitung penduduk meskipun ada terdata di Kartu Keluarga namun status tinggal di luar daerah, maka tidak dapat disebut sebagai penduduk,” terangnya sambil mengakui hasil pendataan Catpil adalah 212.000 jiwa sehingga ada selisih 30.000.

Selanjutnya disampaikan willer purba pentingnya sensus penduduk dan saat ini sudah melayani secara online, maka sangat diharapkan seluruh warga bisa mengakses dan memperbaiki data kependudukan apabila ditemukan ada kesalahan agar bisa diperbaiki.

Tujuannya adalah data kependudukan secara nasional tidak bermasalah selagi ada masa perbaikan maka ada pentingnya ditanggapi karena akan termasuk juga menuju masa depan keluarga” terangnya.

Ditempat yang sama, Bupati Tobasa Darwin Siagian, menjelaskan bahwa jumlah penduduk Tobasa yang dicatat oleh Dinas Catatan Sipil adalah sebanyak 212.000 penduduk. Terkait adanya perbedaan hasil antara BPS dan Catpil adalah hal yang tak perlu dipermasalahkan.

“Kita hormati apa hasil pendataan BPS begitu juga Catatan Sipil. Kedua kantor ini memiliki metode berbeda namun perlu dipami tujuannya sama,” ujar Bupati.

(Abdi. S)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *