Empat tersangka kasus pengeroyokan di Timika tak berkutik saat dibekuk polisi

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Timika – Kepolisian Sektor (Polsek) Mimika Baru, Polres Mimika, berhasil menangkap 4 dari 6 tersangka yang menganiaya Kornelis Moryaan di Jalan Budi Utomo, tepatnya didepan Toko Senyum 5000 Timika, Kabupaten Mimika, Papua, pada Sabtu (15/2) dini hari lalu.

Keempat tersangka yang ditangkap pada Minggu, (16/02) berinisial, RW alias Roy (20) dijalan SP2, SDY alias Dumus (20) ditangkap di Pattimura Ujung , Z alias Zul (17) di Belakang Masjid Babussalam dan EAM alias Bongso (19) di Kelurahan Inauga.

Sementara, satu tersangka berinisial AW (20) saat ini sudah diketahui keberadaannya dan segera diamankan, sementara satu DPO berinisial M (29) masih dalam pengejaran petugas kepolisian.

“Tersangka AW (20) diketahui masih dirawat di RS (Rumah Sakit) karena ikut mengalami pemukulan dari rekanya, nanti (pelaku) sudah bisa diijinkan keluar oleh pihak rumah sakit langsung kami amankan, sedangkan tersangka M (29) masih dalam pengejaran,” kata Kapolsek Mimika Baru, Kompol. Sarraju, SH kepada MITRAPOL di Timika, Senin, (17/02/2020).

Kapolsek Mimika Baru, Kompol. Sarraju, SH

Untuk diketahui, pada saat melakukan pengeroyokan terhadap korban Kornelis Moryaan, keenam pelaku diketahui sedang menenggak minuman keras (miras).

Berawal dari keenam tersangka sedang minum alkohol di salah satu Tempat Hiburan Malam (THM) yakni BAR Timika Indah, berdasarkan pengakuan para tersangka pada saat menenggak miras, mereka merasa tersinggung karena sudah mabuk dan dipanas-panasi oleh salah satu diantara mereka.

Para pelaku kemudian mencari seseorang yang disinyalir menatap sambil meledek teman mereka, keenam penenggak miras itu kemudian keluar BAR dan mencari orang tersebut sambil membawa alat tajam, namun pada saat pencarian berjalan hingga di Jalan Budi Utomo tepatnya didepan Toko Senyum 5000, Kornelis Moryaan yang sedang berbelanja di salah satu kios kemudian menjadi sasaran pengeroyokan.

“Tidak ada keterkaitan, mereka tidak saling kenal, ini murni karena minuman keras (miras),” ujar Kompol Sarraju.

 

Korban Kornelis dianiaya hingga mengalami pendarahan di sekujur tubuh, hingga kini korban tengah menjalani perawatan pasca dilakukan operasi di RSUD Timika.

Kompol Sarraju menyebutkan, sebelumnya ada dua kasus penganiayaan yang dilaporkan pada Sabtu, (15/02) di Mapolsek Miru, Polres Mimika, yakni dugaan penganiayaan didepan Bar Timika Indah, Jalan Cenderawasih dan Jalan Budi Utomo, depan Toko Senyum 5000, namun setelah kepolisian melakukan pendalaman, diketahui hanya satu lokasi yang terjadi yakni di Jalan Budi Utomo depan Toko Senyum 5000 Timika.

“Pada saat petugas polisi temui korban (Kornelis Moryaan) di rumah sakit, ada juga dua orang mau berobat dan mengaku sebagai korban pengeroyokan di didepan BAR TI, setelah kami (polisi) mendalami, ternyata dua orang itu juga terlibat penganiayaan di lokasi Toko Senyum 5000,” beber Kapolsek Miru.

Dirinya menegaskan, kasus penganiayaan yang terjadi pada hari Sabtu (15/02/2020) kemaren hanya terjadi penganiayaan di Jalan Budi Utomo akibat dari pengaruh minuman keras.

Sementara itu barang bukti yang turut diamankan diantaranya, dua unit motor merek Yamaha dan dua buah senjata tajam.

 

(Reporter : AQM)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *