Terdakwa kasus sabu 10 kilogram divonis 12 tahun penjara

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Medan – Tiga terdakwa pembawa sabu 10 kilogram dari Port Klang Malaysia menuju Medan, melalui pelabuhan kecil Panipahan Riau, divonis beragam oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (17/2/2020).

Ketiga terdakwa yang divonis antara lain, Zainal Abidin Hasibuan alias Ucok (51),  Zulauni alias Zul (42) masing-masing divonis 12 tahun 9 bulan penjara. Sementara  terdakwa Padly (31) divonis 12 tahun penjara.

Selain hukuman pidana penjara, ketiga terdakwa juga dibebankan denda masing-masing Rp1 miliar, dengan ketentuan apabila tidak dibayar digantikan dengan hukuman 4 bulan penjara.

Menurut Hakim Ketua Safril Batubara dalam amar putusannya, ketiga terdakwa melakukan pemufakatan  jahat, secara tanpa hak, memiliki, menyimpan narkotika golongan satu.

Menanggapi putusan hakim, ketiga terdakwa melalui penasihat hukumnya, menyatakan pikir-pikir, hal yang sama juga dikatakan JPU  Irma Hasibuan.

Putusan majelis hakim lebih rendah dibanding tuntutan JPU. Terdakwa Zainal Abidin dan Zulauni alias Zul di tuntut 19 tahun penjara. Sedangkan  Padly dituntut 18 tahun penjara, dan denda masing-masing  Rp1 miliar subsider 6 bulan kurungan.

Dalam persidangan, Penasihat Hukum (PH) terdakwa, Abdul Haris Lubis saat pembacaan notabelaan (pledoi), secara tegas mengatakan, meminta majelis hakim membebaskan terdakwa. Alasannya, para terdakwa tidak terbukti terkait dengan sabu 10 kg itu

Sementara dakwaan JPU Irma Hasibuan menyebutkan,  semula terdakwa Zainal dan Juparly berada di Panipahan Riau, lalu mereka dihubungi Iqbal dan menyuruh terdakwa membawa narkotika jenis sabu dari Port Klang Malaysia menuju Medan melalui pelabuhan kecil Panipahan Riau.

Sabu dibungkus dengan plastik kuning keemasan  disimpan dalam dua buah ember cat oli ukuran 25 kilogram. Kemudian diletakkan di dek belakang kapal dari Port Klang Malaysia menuju ke Medan, Senin (20/5/2019). Terdakwa Zainal akan mendapatkan upah Rp200 juta bila sabu laku terjual.

Kemudian terdakwa Zulauni menghubung Ali (informan Tim Ditresnarkoba Poldasu) yang menyaru sebagai calon pembeli. Disampaikan info, bahwa yang membawa sabu sedang dalam perjalanan.

Selanjutnya, tim dari Polda Sumut ke lokasi transaksi Jalan Kalpataru Helvetia. Setelah bertemu, terdakwa kemudian masuk ke salah satu gang untuk mengambil sabu seberat 10 kg. Setelah sabu yang dimasukkan ke dalam tas, ketiga terdakwa langsung dibekuk petugas. (ZH)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *