Warga Kelurahan Kebun Sirih Mimika geruduk dan gembok kantor lurah, ini penyebabnya

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Timika – Kantor Kelurahan Kebun Sirih, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua digeruduk para warga setempat. Tak hanya itu, warga juga melakukan aksi menggembok dan memalang kantor lurah tersebut, Rabu, (19/2/2020).

Mereka pertanyakan berbagai bantuan dari program pemerintah dalam hal ini realisasi dari berbagai bantuan sosial yang turun di Kelurahan Kebun Sirih, Distrik Mimika Baru, diantaranya Program Keluarga Harapan (PKH), kemudian bantuan pangan Beras Sejahtera (Rastra) yang kini sudah diganti menjadi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan bantuan sosial lainnya.

“Kami datang mau tanya, bantuan-bantuan sosial ada dimana dan dikemanakan, selama ini kami bersabar tapi hari ini kami datang bertanya dan bikin gerakan sedikit,” kata Elisabet, salah satu warga RT 07 Kelurahan Kebun Sirih.

Dirinya mengaku sengaja merebut kunci dari tangan petugas kantor kelurahan dan bersama warga RT 07 lainnya memalang kantor kelurahan Kebun Sirih.

“Kunci ini saya pegang sampai ada jawaban baru kami kembalikan dan buka palang kantor karena kami ditipu,” tegas Elisabet.

Elisabet menyebut pemalangan ini sebagai aksi dari tuntutan warga kebun sirih karena hingga setahun lebih belum pernah menerima bantuan apapun dari Kantor Kelurahan Kebun Sirih, Distrik Mimika Baru, Pemkab. Mimika, Papua.

“Kalau tidak ada jawaban, kami minta lurah diganti, besok RT lain akan bergabung dengan kami untuk aksi lebih besar,” ancam Elisabet.

Sementara itu, Sekretaris Kelurahan Kebun Sirih, Yusran Atala yang sedang berada di halaman kantor saat ditemui MITRAPOL, Rabu, (19/2/2020) mengatakan, pada dasarnya berbagai program sosial telah diajukan ke Dinas Sosial Kabupaten Mimika, namun hingga kini belum ada timbal balik.

“Intinya di (kelurahan) Kebun Sirih ada pendamping, akibat dari ketidak proaktif pendamping sehingga seperti, sebagai sekretaris saya sudah pernah meminta kepada rekan-rekan RT untuk mendata warga, data tersebut sudah diajukan ke dinas sosial, namun hingga saat ini belum ada tindak lanjut dari Dinas Sosial ke kami (kantor lurah kebun siri),” ungkapnya.

Yusran juga menyebut, saat ini Lurahnya tengah menyambangi Kantor Dinas Sosial untuk mengecek langsung berbagai Bantuan Sosial khusus yang berkaitan dengan Kantor Kelurahan Kebun Sirih.

“Tadinya rastra dikasih dalam bentuk beras mentah, sekarang sudah melalui kartu, Kendalanya karena sudah setahun mereka belum terima dan tiba-tiba sudah diganti dalam bentuk kartu,” beber Sekretaris Lurah.

Dirinya menduga aksi pemalangan ini karena belum adanya sosialisasi dari pihak terkait kepada masyarakat.

Hingga berita ini ditayangkan, Yustinus Sanadi selaku Kepala Kelurahan belum dapat ditemui untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

 

(Reporter : AQM)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *