Danguskamla Koarmada I: Perairan Selat Malaka sumber devisa negara

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Batam – Perairan Selat Malaka dan Selat Singapura merupakan urat nadi pelayaran dunia yang menghubungkan Samudra Hindia dengan Samudera Pasifik, sehingga bila dikelola secara professional akan menjadi sumber devisa bagi Indonesia.

Hal itu seperti disampaikan Komandan Guskamla Koarmada I Laksma TNI Yayan Sofiyan, S.T dalam acara Focus Group Discussion (FGD) Floating Storage Unit di Gedung Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas Dan Pelabuhan Bebas Batam, Rabu, (19/02/2020).

“Pemerintah Indonesia akan menyediakan 9 (Sembilan) area lego jangkar di Provinsi Kepri guna membuat kapal-kapal muatan tertarik untuk lego jangkar di area tersebut. Dengan kebijakan ini tentunya kedepan, pemerintah akan mendukung fasilitas area lego jangkar yang berstandar Internasional,” imbuh Danguskamla Koarmada I.

Sebelum mengakhiri diskusi, Danguskamla Koarmada I menyampikan guna mendukung program pemerintah tersebut, TNI Angkatan Laut khususnya Guskamla akan terus melaksanakan patroli di perairan wilayah kerja Koarmada I, sehingga jalur pelayaran kapal-kapal dapat dijamin keamanan dan keselamatannya.

Kegiatan Focus Group Discussion Floating Storage Unit juga dihadiri oleh Laksamana (Purn) Dr. Marsetio Staf Ahli Menko Maritim dan Investasi, Purwiyanto Wakil Kepala BP Batam, Jadi Rajagukguk Kadin Batam, Johannes Kennedy Aritonang Presiden Direktur Panbil, KSOP Batam, BC Batam, Pertamina Batam, Lantamal IV, Polairud Kepri, Lanal Batam dan anggota INSA Kepri.

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *