Ekspor rumput laut Nunukan ke Korsel justru naik saat harga anjlok

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Nunukan – Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Nunukan Ir.H Diankusuma mengatakan di tengah lesunya harga rumput laut kering di tingkat petani yang hanya berkisar antara Rp. 8 – 10 ribu per kilogram, ekspor ke sejumlah negara justru meningkat.

Dari yang awalnya mencapai Rp. 15 – 20 ribu per kilogram sebagai akibat dari merebaknya wabah virus corona di Negara Tiongkok, mengakibatkan Volume rumput laut yang diekspor oleh PT. Sebatik Jaya Mandiri justru mengalami peningkatan secara signifikan.

Jika biasanya rumput laut yang diekspor oleh PT. SJM hanya sekitar 60 ton atau 3 kontainer, namun kali ini jumlahnya naik hingga mencapai 3 kali lipat, mencapai 181 ton atau 9 kontainer dengan tujuan Negara Korea Selatan.

Perwakilan Manajemen PT. SJM Sabirin menyampaikan, saat ini proses pengisian container sudah selesai dilaksanakan, kelengkapan dokumen.

Dokumen yang dipersyaratkan semuanya juga sudah terpenuhi. “Jika tidak ada halangan insya Allah minggu ini kapal bisa sudah berangkat,” kata Sabirin.

Meskipun volume ekspor secara keseluruhan masih relative sedikit, tetapi trend kenaikan ekspor rumput laut yang dicatatkan oleh PT. SJM ke Korea Selatan (Korsel) tentu saja menjadi kabar yang cukup menggembirakan di tengah terpuruknya harga jual rumput laut sekarang ini.

Fenomena itu harus ditangkap sebagai sebuah peluang bagi para pelaku usaha rumput laut, untuk mencari dan membuka potensi – potensi pasar yang baru, jangan selalu menggantungkan pasar di Negara Tiongkok.

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *