Oknum guru Yayasan Global Aljabar diduga aniaya seorang siswa MTs

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Pandeglang – Kasus dugaan penganiayaan terhadap siswa kembali terjadi.

Seorang siswa kelas 1 Madrasah Tsanawiyah (MTs) berinisial AMY menderita luka memar diduga lantaran dipukul oknum guru di Yayasan Global Aljabar.

Korban mendapat bogem mentah dari gurunya berinisial M lantaran dituduh masuk ke kamar perempuan yang ada di lingkungan Yayasan Global Aljabar.

Pelakunya yang diduga adalah oknum guru yang berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut berstatus sebagai guru tetap di Yayasan Global Aljabar.

Akibat pemukulan itu, korban mengalami luka lebam di bagian tangan sebelah kanannya.

Tak hanya itu AMY juga merasa trauma dan terus menangis hingga tak mau sekolah lagi karena merasa takut.

Kepada awak media mitrapol.com, AMY mengatakan peristiwa itu terjadi pada hari Rabu (19/2/2020) pagi.

Oknum guru M yang sedang bertugas di sekolah tiba-tiba memukul korban hanya karena sebuah dugaan tanpa bukti.

Masih menurut pengakuan korban, setelah terjadi pemukulan, oknum guru M pada siangnya mengajak main di sekitar lingkungan Yayasan Global Aljabar sambil meminta maaf kepada dirinya.

Menjelang sore hari AMY pun pulang ke rumahnya dengan menggunakan angkot ke kp.kawoyang Rt.04/Rw.02 Desa Kawoyang, Kecamatan Carita, Pandeglang, Banten m

Sesampai di rumah, AMY membuka bajunya dan terlihat adanya luka lebam di bagian tangan kanan.

Melihat hal tersebut, ayah korban langsung menanyakan perihal luka yang diderita anaknya.

AMY pun akhirnya menceritakan semua apa yang terjadi di sekolah kepada orang tuanya.

Setelah mendengar cerita dari anaknya, Ilham, orang tua AMY merasa tidak terima dan tidak senang atas kejadian yang menimpa anaknya dan meminta bantuan kepada pamannya untuk melanjutkan perkara ini ke ranah hukum.

Akhirnya Ilham yang di dampingi pamannya melaporkan ke Mapolsek Pagelaran dan telah diterima laporan tersebut oleh pihak polsek.

Selanjutnya Polsek Pagelaran melanjutkan perkara ini ke Polres Pandeglang bagian unit IV Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA).

 

(Agus T /Heru)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *