Puluhan Aneuk Syuhada korban konflik Aceh silaturahmi dengan utusan Wali Nanggroe

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, com Aceh Timur РPuluhan Aneuk Syuhada korban konflik Aceh yang terdiri dari para janda korban konflik Aceh, eks kombatan GAM dan anak yatim korban konflik Aceh atau lebih dikenal dengan sebutan Aneuk Syuhada yang tergabung dalam Barisan Aneuk Syuhada Aceh Indonesia (BASAI),  mengikuti acara silaturahmi Aneuk Syuhada dengan utusan Wali Nanggroe Aceh bertempat di lantai 2 Warung Kopi Nazira Gampong Pante Panah, Kecamatan Pante Bidari Aceh Timur, Selasa (25/2/2020).

Zulkifli Ketua BASAI mendesak pemerintah Aceh, DPRA dan Wali Nanggroe Aceh bertanggung jawab dalam mensejahterakan Aneuk Syuhada, para Janda korban konflik dan eks kombatan GAM, agar diberikan asuransi kesehatan dan mendesak KKR dan Komnas HAM untuk menindak lanjuti pelanggaran HAM di Aceh.

Lanjutnya, “BRA yang seharusnya bertanggung Jawab terhadap para korban konflik Aceh, tetapi apa yang terjadi, sampai hari ini belum pernah kami rasakan mamfaat dengan adanya lembaga tersebut,” ujar Aneuk Syuhada dalam pembukaan Silaturrahmi tersebut.

“Apabila tuntuntan hak kami tidak di penuhi maka akan kami tempuh dengan berbagai macam cara,” sebut Aneuk Syuhada.

Tgk Ahmad Razak mengucapkan terimakasih kepada perwakilan wali nanggroe Aceh yang diwakili Tgk Harun salah satu eks Tripoli, “Dan juga kepada Polsek Pante Bidari yang telah memenuhi Undangan kami, para janda, eks lombatan dan Aneuk Syuhada yang telah mendukung terlaksananya acara Silaturrahmi ini,” ujarnya

Lanjutnya, “Saya sangat mengetahui kondisi aneuk syhuda dan para Janda korban konflik Aceh di lapangan. Saya setiap hari mendengar keluhan mereka,” ucapnya.

Karena pemerintah Aceh tidak pernah mau melihat dan mendengar keluhan mereka selama ini. Sehingga terjadilah tuntutan dan desakan seperti ini, “Alhamdulillah Hari Ini Tgk Harun sudah mau mendengar keluhan para Aneuk Syuhada dan janda korban konflik Aceh, semoga Beliau bisa menyampaikan langsung aspirasi para Aneuk Syuhada Dan janda korban konflik Aceh,” cetus Tgk Ahmad Razak

“Saya berharap apa yang telah disampaikam oleh para Aneuk Syuhada Dan Janda korban konflik Aceh, agar mendapat respon positif dari pemerintah, sudah cukup pemerintah menzhalimi para Aneuk Syuhada Dan Janda korban konflik Aceh,” tutupnya.

 

(Reporter : TIM)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *