Diduga bermasalah, pembangunan gedung serba guna Desa Tambak menuai protes 

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lebak – Kegiatan serah terima fisik pembangunan Gedung serbaguna yang kini berubah menjadi kantor desa menuai polemik di kalangan lembaga Desa Tambak, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten, Rabu (26/2/2020)

Acara MDST (Musyawarah Desa Serah Terima) tahun anggaran 2019 Desa Tambak, Kecamatan Cimarga yang di laksanakan di gedung aula kantor desa menimbulkan banyak pertanyaan dari para peserta yang hadir.

Salah satunya dari Ketua Karangtaruna, perwakilan RW, dan Ketua TPK Desa Tambak dan BPD.

Ketua TPK Iwan Suryan dalam sambutannya mengatakan, “saya tidak akan menandatangani serah terima fisik pembangunan kantor desa ini, karena rencana awalnya juga bangunan ini untuk gedung serbaguna, tapi kenapa tiba-tiba jadi kantor desa,” jelasnya.

Lanjut dia, “Dalam pengerjaannya pun saya selaku TPK tidak dilibatkan, bagai mana saya mau menandatangani serah terima ini. Wajar kalau saya protes,” kata Iwan.

Di tempat yang sama ketua BPD Madhalif Pudin yang akrab Alif menuturkan, “Proses penyerahan dari ketua TPK kepada pemerintah desa memang belum saya tanda tangani. Saya kurang setuju dengan sikap kepala desa yang mengakibatkan miskomunikasi antar lembaga desa,”

Ia mengatakan, “Khususnya kepada kepala desa, saya berharap demi terjalinya silaturahmi yang baik dengan masyarakat, demi pembangunan desa tambak. Mari kita kordinasi antar lembaga desa, agar pembangunan di desa ini tidak ada hambatan,” ujar Alif.

Cipto selaku Ketua RW 04 sekaligus peserta rapat menyampaikan, “saya tidak tahu permasalahan yang sebenarnya seperti apa. Saya sebagai ketua RW yang baru, harusnya permasalahan ini diselesaikan dulu secara intern, sedangkan apa yang saya simak barusan ada masalah kalau sudah beres baru saya mau menandatanganinya,” pungkasnya.

(Reporter: Soleh)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *