Direktur PDAM Lebak terkesan tidak peduli dengan keluhan pelanggannya

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lebak – Sejumlah Warga Kabupaten Lebak, tepatnya warga Kampung Babakan Kalapa dan Komplek BTN Aweh Residen, Desa Aweh, Kecamatan Kalanganyar yang sudah lama menjadi pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) mengeluhkan pelayanan Perusahaan PDAM yang sering kali tidak mengalir dan kotor.

Salah seorang warga Acep mengatakan, pihaknya merasa dirugikan oleh pihak perusahaan Air PDAM. Karena air tersebut sering kali tidak mengalir ke rumahnya.

“Kita ini pelanggan pak, dan kita pasang Air PDAM ini karena kita hanya orang kecil, dan ini tidak gratis kita bayar pak, tapi kenapa sering kali air ini tidak mengalir kerumah, saya merasa kecewa, karena air itu kebutuhan sehari-hari. Tidak perlu di paparkan secara rinci air itu dibutuhkan untuk apa, yang jelas orang bodoh pun tahu bahwa air itu sangat di butuhkan,” katanya. Kamis (27/2/2020).

Senada dengan Acep Enong yang juga pelanggan Air PDAM mengeluhkan pelayanannya. Menurutnya, aduan atau keluhan ini terkesan sudah tidak didengarkan oleh pihak perusahaan PDAM.

“Ini tentu sudah keterlaluan. Mengapa kita sebagai pelanggan di perlakukan seperti ini. Bagaimana kita mau mencuci piring, mencuci pakaian, dan lain sebagainya jika air tidak ada. Maksudnya apa ini. Meski kita sadari kadang kita telah membayar, tapi kita tetap bayar dan tidak gratis. Jadi saya sebagai warga yang tidak mampu jangan dibuat begini. Tolong keluhan kami langsung di tanggapi. Karena air adalah sumber kebutuhan kehidupan sehari-hari,”tegasnya.

Dihubungi melalui No selulernya, Direktur PDAM Tirta Mulatuli Oya Masri tidak membalas dan tidak menjawab telephon saat mitrapol.com mencoba untuk meminta tanggapan terhadap persoalan tersebut.

 

 

Reporter : A4N

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *