Masalah di Nabire Papua, Daenk Jamal minta penegak hukum usut tuntas

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jakarta – Daenk Jamal Ketua Kerukunan Keluarga Masyarakat Mandar Sulawesi Barat (KKMSB) DKI Jakarta, minta keadilan terkait insiden main hakim sendiri di Dogiyai, Nabire Papua.

Kasus main hakim sendiri terjadi pada sekelompok orang di Pintu Angin Dogiyai, Kabupaten Nabire provinsi Papua Barat pada Minggu (24/2).

Yus Yunus (26) warga Sumberejo, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar Sulawesi Barat bernasib naas akibat dianiaya beberapa orang hinga menemui ajal.

Ketua Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat (KKMSB) provinsi Papua, Nurhabri menyampaikan keras dan tegas yang di lakukan sekelompok orang, hal ini di lansir dari mandarnesia.com

Dijelaskan kembali,” kami malam ini sudah melaksanakan rapat dan besok pukul 14.00 WIT kami akan adakan jumpa pers, untuk membuat pernyataan sikap yang keras dan tegas atas insiden penganiayaan dan pembunuhan yang terjadi di Dogiyai, kami menuntut keadilan,” tandasnya pada mandarnesia.com lewat keterangan tertulis.

Dari kejadian itu Daenk Jamal ketua Kerukunan Keluarga Masyarakat Mandar Sulawesi Barat (KKMSB) provinsi DKI Jakarta sama menyikafinya yang dikatakan Nurhabri.

“Dengan kejadian yang menimpa Yus Yunus dari perbuatan sekelompok orang melakukan hakim sendiri dengan bar bar, saya tegaskan untuk pemerintah dan aparat Kepolisian untuk menindak tegas.”dikatakan Daenk Jamal, kamis (28/2).

Dan negara ini, negara hukum bukan negara bar bar, untuk saya mohon para penegak hukum untuk lakukan keadilan yang pasti.” tegasnya.

Ditambahkannya,”Kejadian itu sudah jelas dan ada bukti, karena terekam dan ada videonya, ini akan berdampak kepada ketidak percayaan hukum pada pemerintah jika tidak di tindak lanjuti.”

 

 

Reporter : Shemy

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *