Tiga tahanan lapas klas IIB Tapaktuan kabur, diduga akibat petugas jaga lalai

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Aceh Selatan – Tiga orang tahanan lapas klas IIB Tapaktuan Jl. T.R. Angkasa Desa. Pasar Kec. Tapaktuan Kab. Aceh Selatan, kabur diduga akibat kelalaian petugas penjagaan, Sabtu (29/02/2020).

Adapun data 3 orang tahanan yang kabur dari lapas kelas IIB Tapaktuan diantaranya Muhammadin Bin Rahman, Alamat Desa. Pante Raja Kec. Pasir Raja Kab. Aceh Selatan, Kasus Perampokan hukuman penjara tahun, 6 bulan, 12 hari.

Selanjutnya, Alfin Bin Zakaria, alamat Desa. Pawoh Kec. Labuhan haji Kab. Aselatan, Kasus pencabulan anak, Sisa tahanan 8 tahun, 8 bulan, 8 hari.

Terakhir, Karmaidin Bin Syamsuddin, Alamat Desa. Pucuk Lembang kec. Kluet Tengah Kab. Aselatan, Kasus Pemerkosaan dan pencurian, Sisa tahanan 5 tahun, 11 bulan, 6 hari.

Adapun kejadian yang dirangkum mitrapol.com dari sumber terpercaya (LI) kejadian tersebut pada pukul 04.30 WIB penjaga lapas melaksanakan tugas patroli keliling lapas No. 3, pada saat pengecekan tahanan diketahui jumlah tahanan berkurang sebanyak 3 orang, Setelah dilakukan pencarian, terdapat 2 buah kain sarung yang diikat ke atap plafon dan diduga menjadi sarana tahanan tersebut melarikan diri.

Dengan cara menaiki atap kamar tahanan lalu menjebol plafon pinggir kamar. Setelah plafon dijebol lalu pelaku membuat seikat tali dari kain sarung yg disambung dan setelah itu pelaku turun dengan tali tersebut. Sesudah berhasil turun lalu ke 3 orang pelaku itu menaiki dinding pagar kawat.

“Dan turun lewat dinding depan lapas melalui tiang bendera depan kantor lapas yang menyebabkan tiang bendera tersebut patah,” ujar sumber yang tak mau disebut namanya.

“Pada pukul 06.30 WIB, kepala pengamanan Rutan A.n Evi saprimar melaporkan kejadian tersebut ke kantor Sub Den Pom untuk minta bantu pencarian 3 orang tahanan yang kabur dan mengintrogasi sisa tahanan yang berjumlah 13 orang,” lanjutnya.

Sampai saat ini pihak Polres Aceh Selatan dan pihak lapas klas IIB Tapaktuan masih melakukan upaya pengejaran dan pencarian atas Kaburnya tiga tahanan itu.

Adapun kejadian napi kabur diduga akibat kelalaian dari petugas jaga yang kemungkinan tidak melaksanakan patroli atau pengecekan secara rutin serta kemungkinan juga disebabkan karena kurangnya atensi dari Kepala lapas Tapaktuan yang baru terhadap situasi di Rutan.

Sejauh ini reporter mitrapol sudah berusaha menghubungi Kalapas klas IIB Tapaktuan melalui pesan whatsapp, dan telpon seluler namun tiada menjawab alias tidak merespon hingga berita ini tayang.

(Reporter: Rian)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *