Polsek Kawasan Sunda Kelapa bekuk preman pelaku penganiayaan

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jakarta – MY alias Ucup yang dikenal sebagai preman di kawasan Muara Angke akhirnya di jebloskan ke sel tahanan Polsek Kawasan Sunda Kelapa, Polres Tanjung Priok Jakarta Utara.

Tersangka dibekuk polisi lantaran melakukan penganiayaan dan pengeroyokan dengan ketiga temannya AR, AS alias Bewok dan DD ketiganya masih buron.

MY di berhasil MY di berhasil ditangkap oleh unit Reskrim yang langsung di pimpin Kanit Reskrim AKP Ikrom Baihaki di sekitar Pluit Mall Jakarta Utara.

Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa Kompol Armayni dari kejadian ini menerangkan pada media.

“Pada hari Selasa sore tanggal 25 Februari 2020 sekitar pukul 16.00 WIB di jalan Pendaratan Udang Muara Angke, Pluit Jakarta Utara. Telah terjadi tindak Pidana pengeroyokan sub penganiayaan yang dilakukan oleh tersangka MY alias Ucup (tertangkap) bersama 3 orang lainya bernama AS alias Belok, AR dan DD masih buron,” ujar Kapolsek.

Pelaku melakukan perbuatanya diawali dengan tindakan pemerasan terhadap pemilik warung Udin, dimana pelaku Ucup awalnya datang meminta sebotol minuman kepada Udin lalu diberikan, namun setengah jam kemudian pelaku Ucup datang lagi bersama ke tiga temannya yang masih buron.

Di katakan kembali, “kemudian meminta lagi minuman kepada Udin, saat itu Udin keberatan karena pelaku meminta lagi dan tidak mau bayar namun karena takut akhirnya diberikan juga,” lanjutnya.

Saat kebersamaan korban berada dekat di TKP dan berkata kepada Udin agar jangan memberi minuman lagi kepada pelaku karena tidak mau bayar, perkataan korban di dengar membuat pelaku Ucup kesal dan sempat terjadi saling pandang antara korban dan pelaku MY, lalu dengan botol minuman yang diberikan oleh Udin, pelaku Ucup memukul kepala korban dengan botol hingga pecah di bantu ke tiga temannya yang ikut memukul korban.

Lanjut Polwan orang nomor satu di Kawasan Sunda,” korban sempat melakukan perlawanan dan di lerai oleh Sukemi dan Udin yang ada, kemudian pelaku MY alias Ucup dan ketiga temannya lalu pergi.

Tidak sampai disitu saja beberapa saat kemudian pelaku Ucup dan ketiga temannya datang kembali dan pelaku Ucup membawa sebilah parang kemudian langsung menyerang korban lagi dengan parang dibantu ke tiga temanya (dpo) yang juga ikut memukul korban.

Sabetan parang pelaku Ucup ditangkis dengan balok oleh korban, namun karena korban melawan dan datang Sukemi dan Udin membantu korban, akhirnya para pelaku melarikan diri.

Setelah dilakukan penyelidikan selama 4 hari, pelaku MY alias Ucup dapat ditangkap tidak berkutik di sekitar Mall Pluit, sedangkan 3 pelaku lainya masih buron dan kasus ini sedang dilakukan Penyelidikan.” tutupnya.

Polisi berhasil menyita barang bukti sebilah parang bergagang kayu bentuk kepala macan, sisa pecahan botol dan balok.

Dari perbuatan para preman Muara Angke itu, polisi kenakan pasal 170 KUHP dan pasal 351 KUHP atas perbuatan MY dan ketiga temannya yang masih buron.

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *