Sinkronisasi program pertanian dua kabupaten, DPKP Kaltara gunakan sistem jemput bola 

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Malinau – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kalimantan Utara (Kaltara) mengadakan sinkronisasi program dan kegiatan yang akan dilaksanakan selama 2020 guna percepatan pelaksanaan program dan kegiatan yang dinaunginya,

Sinkronisasi ini dilaksanakan di dua kabupaten. Yakni Kabupaten Tana Tidung pada Selasa (25/2) dan Kabupaten Malinau, Rabu (26/2/2020).

Dalam arahannya, Kepala DPKP Kaltara AM Santiaji Pananrangi mengatakan, sinkronisasi ke daerah merupakan hal yang penting.

“Kami ubah pola dengan jemput bola ke kabupaten. Selain silaturahmi juga untuk menyatukan pola pikir Pemprov Kaltara dengan pemerintah kabupaten,” ucapnya.

Yang menjadi sorotan Santiaji pada konsolidasi itu, adalah pengajuan calon petani calon lahan (CPCL) untuk kegiatan di sektor pertanian.

“Ada beberapa surat yang telah kami kirimkan, baik pengajuan CPCL dan penanggung jawab kegiatan termasuk bendaharanya, agar segera diajukan ke Pemprov,” sebutnya.

Pengajuan CPCL menjadi penting untuk menghindari terhambatnya pelaksanaan kegiatan nantinya. Oleh karenanya, Santiaji meminta dinas pertanian pemkab untuk melibatkan korsa tani dan penyuluh lapangan dalam memilih CPCL.

Dalam sinkronisasi ini, DPKP Kaltara membawa tiga bidang untuk melakukan presentasi program dan kegiatan yang dilaksanakan pada 2020. Yakni bidang tanaman pangan dan holtikultura, bidang perternakan dan kesehatan hewan, dan bidang ketahanan pangan.

Dari presentasi ketiga bidang ini, Santiaji berharap Pemkab Tana Tidung dan Malinau dapat bersinergi dengan Pemprov Kaltara. Ini karena sumber pembiayaan, bukan hanya bersumber dari APBD Kaltara tetapi juga APBN. “Semua dimulai dari komunikasi dan sinergi. Tanpa hal tersebut, program dan kegiatan kita tidak bisa jalan dengan baik,” ucapnya.

Santiaji menegaskan, setiap program/kegiatan yang dilaksanakan pada akhirnya akan kembali kepada masyarakat sendiri.

“Kita lihat lagi kegiatan dari 2015 yang telah diserahkan kepada masyarakat. Harapannya tetap ada kepedulian dan kesinambungan. Jika ada kegagalan dapat kita tangani bersama-sama,” tutupnya.

(hms)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *