Program Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan melalui Bidang Sapras

  • Whatsapp
Kepala Bidang (Kabid) Sapras Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan H. Junaidi SH

MITRAPOL.com, Nunukan – Untuk Tahun 2020 Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, untuk mengakomodir sarana penunjang proses belajar mengajar, kita carikan solusinya dengan pembangunan sarana fisik melalui APBD.

Di Tahun 2020 kita ada 16 item program pengadaan, semuanya pengadaan mobiler untuk sekolah dan merata disemua Kecamatan, semua kita berikan, termasuk yang ada di Pulau Seminggaris, Tunjung Tulin Onsoi, Sembakung, Lumbis, Lumbis Ogong dan Krayan .

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Sapras Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan H. Junaidi SH didampingi Kabid Sampras Taufik ST.

lanjut H.Junaidi. SH, selain itu, kami juga berusaha jemput bola, kami selalu kordinasi dan komunikasi dengan Kementerian di Jakarta agar bagaimana Anggaran yang dikelola oleh Kementerian PUPR bisa dipergunakan untuk sekolah negeri dan swasta.

Ada 50 sekolah baik Negeri maupun Swasta yang tersebar di Kabupaten Nunukan yang kami usulkan agar menjadi perhatian dari ebatsk 50 sekolah yang kita usulkan Tahun 2020.

Selain itu Disdikbud Kabupaten Nunukan akan memberikan perhatian penuh kepada anak-anak kita tentang pelayanan standar minimal agar mereka tidak terbebani sepenuhnya terutama masalah ekonomi.

Jadi kami dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Nunukan di Tahun 2020 memberikan bantuan secara gratis kepada anak anak sekolah yang tidak mampu sebanyak 600 siswa, kami berikan bantuan berupa Tas Sekolah, beserta alat tulis serta alat-alat belajarnya.

Untuk sementara itu kami ajukan dulu sekolah yang ada wilayah Kecamatan Simanggaris, Sebatik dan Nunukan, jadi ini sementara kita tahap mendata berdasarkan yang layak, yang harus mereka terima sehingga mereka tidak ada alasan lagi tuntuk tidak Sekolah jangan karena tidak ada buku tidak ada pensil atau tas mereka tidak mengenyam pendidikan.

Oleh sebab itu kami betul-betul fokus memperhatikan kepada peserta didik dan kemudian tak kala pentingnya juga terhadap sarana prasarananya (Sapras ) juga kepada guru-guru yang tenaga kependidikan nya masalah pembangunan Ruangan Kelas Belajar (RKB ) baru yang dibangun tahun 2000 Secara Rehap Sekolah.

Ada direncanakan dinas pendidikan dari Kementerian Pendidikan setelah saya selaku kepala dinas Pendidikan koordinasi ke Jakarta ke Kementerian sudah mendatangi titik lokasi yang sudah 1 hektar yang kita siapkan di kelurahan Salisun nanti.

Bangunan baru karena kalau memang untuk sekarang ini ada di SD.04 dan SD 07 kedua sekolah dasar ini paling banyak siswanya berada pada Kelurhan paling Padat Penduduknya, dan kita dinas Pendidikan mencarikan Solusi agar kedua lulusan SD 04 dan SD.07 sama sama berada dikrlyrahan nunukan Timur bisa tertampung di SMP .

Salah satu kita mencari solusi untuk dibangun Sekolah baru oleh Kementrian Pendidikan, apakah tingkat SMP atau lainnya, itu tergantung dari Kementrian Pendidikan artinya pemerintah Kabupaten yang kerjakan, tetapi anggarannya dari Kementrian Pendidikan.

Kami selalu berusaha mencari anggaran di Pusat untuk membantu anggaran Pemerintah Kabupaten Nunukan, khususnya di bidang pendidikan baik pembangunan SD maupun SMP.

Secara kebetulan ada tanah Pemda yang sudah disiapkan di Kelurahan Nunukan Selatan untuk dibangun SMP agar putra-putri kita lulusan SD bisa tertampung disitu, sehingga tidak lagi terlantar karena tidak sekolah, bagaimana pun kami Pemerintah Kabupaten Nunukan selalu berusaha agar anak-anak bisa sekolah, pungkasnya.

 

 

Reporter : Yuspal

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *