Lubang di Jl. MR Gele Harun tak kunjung diperbaiki, Pemkot Metro tutup mata? 

  • Whatsapp

MITRAPOL.com Metro – Hingga satu pekan setelah diberitakan Mitrapol.com, lubang di tengah Jalan MR Gele Harun kota Metro sampai saat ini belum diperbaiki.

Terkesan belum ada tindakan oleh pemerintah Kota Metro atau dinas terkait maupun pihak kepolisian lalu lintas untuk memperbaiki atau memberikan tanda kepada pengendara agar lebih waspada dan berhati – hati saat melintas di jalur tersebut.

Pantauan Mitrapol pada Senin, (9/3/2020) lubang di tengah Jalan itu masih terlihat menganga dan hanya diberikan tanda seadanya.

Perlu diketahui oleh masyarakat bahwa ada sanksi,Bagi pemerintah baik pusat maupun daerah perlu alarm peringatan bahwa ada sanksi apabila membiarkan jalan rusak.

Sesuai Pasal 24 ayat (1) UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, penyelenggara wajib segera dan patut untuk memperbaiki jalan yang rusak yang dapat mengakibatkan kecelakaan lalu lintas.

Apabila karena kondisi cuaca atau kendala anggaran, masih dapat dilakukan cara lain. Yang penting bisa menjadi perhatian pengguna jalan untuk lebih waspada dan berhati-hati. Karena kalau terjadi kecelakaan lalu lintas,tidak terkena sanksi hukum.

Pasal 24 ayat (2), dalam hal belum dilakukan perbaikan jalan yang rusak, penyelenggara jalan wajib memberi tanda atau rambu pada jalan yang rusak untuk mencegah terjadinya kerusakan lingkungan.Ada ketentuan pidana bagi penyelenggara jalan yang abai terhadap kerusakan jalan sesuai wewenangnya.

Pasal 273 UU No.22/2009 menyebutkan setiap penyelenggara jalan yang tidak dengan segera dan patut memperbaiki jalan yang rusak yang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas, sehingga menimbulkan korban luka ringan dan/atau kerusakan kendaraan dipidana kurungan paling lama 6 bulan atau denda maksimal Rp.12 juta.

Kemudian jika sampai mengakibatkan luka berat, pelaku dipidana kurungan maksimal 1 tahun atau denda paling banyak Rp.24 juta.Jika korban meninggal dunia, dapat dipidana penjara hingga 5 tahun atau denda paling banyak Rp.120 juta.

Sementara, jika penyelenggaran jalan tidak memberi tanda atau rambu pada jalan rusak dan belum diperbaiki dapat dipidana kurungan penjara hingga 6 bulan atau denda bayar maksimal Rp.1,5 juta.

Harapan masyarakat Kota Metro saat ini agar jalan MR. Gele Harun tepatnya diperempatan arah SPBU Kauman agar dapat segera diperbaiki ataupun diberikan tanda rambu agar pengendara lebih berhati – hati dan tidak terjadi kecelakaan.

 

(Reporter: MM)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *