Dua perusahaan raksasa caplok lahan warga, Tim nawacita Presiden RI terima aduan masyarakat Sumsel

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Sumsel – Selama bertahun-tahun masyarakat di Kabupaten Musirawas Utara dan Musirawas Banyuasin Sumatera Selatan merasa kebingungan, mereka bingung kepada siapa harus mengadu terkait pencaplokan lahan dikedua kabupaten tersebut.

Masyarakat Kabupaten Musirawas Utara dan Musirawas Banyuasin Sumatera Selatan merasa PT. Lonsum dan PT. Guthrie, dua perusahaan raksasa yang bergerak dalam usaha perkebunan Kelapa Sawit telah mencaplok lahan milik mereka.

Perjuangan masyarakat dikedua Kabupaten selama ini belum membuahkan hasil.

Guna mencari keadilan, masyarakat di kedua kabupaten tersebut kembali diusulkan melalui media Mitrapol Perwakilan Sumatera Selatan dengan harapan agar bisa difasilitasi dan bertemu dengan Staf Presiden RI dari Tim Nawacita di Palembang.

Hasilnya pada tanggal 29 Februari 2020, perwakilan masyarakat kedua Kabupaten, dengan didampingi Kepala Perwakilan Mitrapol Sumatera Selatan bisa menyerahkan berkas surat tanah dan notulen rapat bersama pihak PT. Lonsum dan PT. Guthrie kepada Staf Kepresidenan dari Tim Nawacita, Ruri Jumar Saef, untuk dipelajari dan dibawa ke Jakarta menghadap Presiden RI Joko Widodo agar ada solusi terkait masalah yang mereka hadapi ini.

Adapun dasar pelaporan dari beberapa warga diantaranya,
• M. Baki warga yang lahannya akan diganti rugi PT.Lonsum namun ditolak karena tidak sesuai dengan Pergub Sumatera Selatan.
• M. Kasir dimana lahan perkebunan karet miliknya seluas 29 ha dicaplok PT.Lonsum sejak tahun 2017 hingga saat ini juga belum ada pergantian ganti rugi.
• Sahabudin Syahmat, lahan perkebunan miliknya seluas 80 ha yang tanami karet telah dicaplok PT.Guthrie sejak tahun 1997 hingga saat ini belum ada ganti rugi dari perusahaan.

 

TIM

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *