Kapolres Metro Jakut berikan penghargaan kepada Susanna pemilik toko sembako di Teluk Gong

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jakarta – Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Budhi Herdi Susianto, memberikan piagam penghargaan terhadap Susanna Indriyani (57), sebagai pemilik Toko Sembako Erwin yang di Jalan K Teluk Gong Pejagalan Penjaringan Jakarta Utara yang Viral di medsos, piagam penghargaan diberikan di Halaman Mapolres Metro Jakarta Utara, Selasa (10/3/2020).

Piagam tersebut diberikan atas aksi Susanna yang berhasil menenangkan pembeli yang lagi antri di tokonya, ketika panic buying imbas mewabahnya virus corona.

Kapolres mengatakan, “Susanna layak mendapatkan penghargaan karena dia berhasil membuktikan tindakan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, maka dari itu kami apresiasi terhadap dirinya, sehingga masyarakat yang layak kita berikan penghargaan, adalah yang membantu dalam tugas polri memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat.”

Ia menjelaskan,”Susanna dan suaminya, Erwin, patut menjadi contoh dan inspirasi bagi masyarakat yang lain, terutama para pedagang, karena ditengah mewabahnya virus corona, pasangan suami istri ini enggan memanfaatkan kesempatan dengan menaikkan harga barang dagangannya,” jelas Kapolres.

Terlebih ketika mereka malah menolak barang dagangan di toko mau diborong si pembeli dengan harga tinggi, disaat panic buying virus Corona.

“Tentunya apa yang dilakukan Susanna ini sangat luar biasa, dan kami dari Kepolisian mengapresiasi. Sehingga kami pada pagi hari ini secara resmi memberikan piagam penghargaan, sebagaimana kita memberikan penghargaan terhadap anggota kami yang berprestasi,” pungkas Budhi.

Adapun penghargaan yang diterima Susanna dan Erwin berbentuk piagam yang diberikan langsung Kapolres, karena ketika saat itu kepanikan massal tersebut, lantas terjadilah panic buying di sejumlah lokasi. Salah satunya di toko sembako yang viral itu.

Dalam video tersebut, Susanna dipuji pengunjung yang mengerubunginya, lantaran tindakan terpujinya, dirinya disebutkan tak mengambil kesempatan di tengah momen panic buying, meskipun toko sembakonya diserbu pengunjung yang rela memborong dengan harga lebih tinggi, perempuan itu malah membatasi barang yang boleh dibeli.

Susanna juga tak menaikkan harga barang di tokonya, untuk mengambil keuntungan berlebihan. (Muklis)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *