Punya komitmen dan semangat juang, ini cara Kades Nawaripi membangun desa 

  • Whatsapp
Kepala Kampung/Kades Nawaripi, Norman Ditubun

MITRAPOL.com, Timika – Setiap Kepala kampung atau desa saat ini dituntut untuk mempunyai komitmen dan semangat juang dalam membangun kampung atau desanya agar lebih baik, paling tidak, mampu berinovasi dan berkreasi sesuai dengan potensi kampung atau desanya.

Berbagai program maupun inovasi yang telah dirembuk bersama warga setempat, tetaplah sang kepala desa sebagai penggerak dan penanggung jawabnya.

Kekinian, tiap kepala kampung atau kades dituntut hadir sebagai alternatif di tengah warganya dan menjadi inspirasi melalui karya inovasi yang dimiliki dan menggerakkan program pembangunan desa untuk kesejahteraan dan kenyamanan masyarakatnya dengan hasil yang nyata.

Salah satu contoh seperti yang dilakukan oleh salah satu kepala kampung atau kades di wilayah Kabupaten Mimika, Provinsi Papua.

Yakni, Kepala Kampung/Kades Nawaripi bernama lengkap Norman Ditubun, meskipun baru menjabat lebih dari setahun sebagai Pelaksana Tugas (Plt) dan kini sebulan berjalan duduk sebagai Kades Nawaripi Definitif pasca dilantik Bupati Mimika, Eltinus Omaleng pada saat melantik bersama seluruh Kepala Kampung hasil Pemilihan Kepala Kampung serentak di Kabupaten Mimika beberapa waktu lalu.

Berdasarkan penelusuran MITRAPOL, selama menjabat Pelaksana Tugas (Plt), hingga dikukuhkan sebagai Kepala Kampung Nawaripi Definitif, komitmen Norman terlihat dalam menggerakkan roda Pemerintahan Kampung Nawaripi dan secara perlahan-lahan mampu merubah wajah Kampung Nawaripi ke arah yang lebih baik melalui inovasi darinya.

Pasalnya, sebelum menjabat sebagai Plt Kepala Kampung Nawaripi dengan jumlah penduduk berkisar lebih dari 9.000 orang, kampung tersebut masih tergolong Desa Swadaya atau Desa Tertinggal.

Dimana pada saat itu, masyarakatnya memenuhi kebutuhan dengan caranya tersendiri, terlihat jarang berinteraksi dengan warga lainya, sehingga proses kemajuan kampung nawaripi terasa lambat, bahkan warga lain yang mau melintas di jalan poros Kampung Nawaripi dalam saja serasa tak nyaman karena banyaknya penenggak minuman keras kala itu.

Khadiran Norman Ditubun sebagai Pelaksana Tugas (Plt) berdasarkan SK Bupati Mimika saat itu juga sempat mendapat perlawanan dari sebagian warga dan mencoba untuk menolak perubahan yang hendak dihadirkan Norman Ditubun.

Namun dengan kegigihannya, sang kades mampu bertahan dan merubah Kampung Nawaripi kini menjadi daerah yang aman, ramai dan lancar dilintasi warga mimika berkat kerja keras dan sinergitasnya bersama aparat keamanan.

Pria berdarah Kei, Maluku yang sudah malang melintang di Timika ini kemudian ikut mendaftar sebagai salah satu kandidat calon pemilihan kepala kampung di Nawaripi, Distrik Wania, dirinya kemudian berhasil meraih mayoritas suara warga nawaripi dan memenangkan pemilihan tersebut hingga dilantik Bupati Eltinus Omaleng.

Kepada MITRAPOL, Selasa (10/3/2020), Norman Ditubun menyatakan selama menjabat nantinya, Ia akan menjadikan kampung Nawaripi sebagai kampung yang mandiri.

“Kami akan aktifkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Nawaripi, didalamnya memiliki berbagai usaha yang bergerak di bidang distribusi, seperti air bersih maupun penyaluran minyak tanah dan lain sebagainya” Kata Norman kepada MITRAPOL di Timika, Selasa, (10/3).

Dirinya menegaskan, hal ini ia lakukan semata-mata untuk kesejahteraan warga kampung nawaripi yang tersebar di 18 RT dan bercita-cita untuk menjadikan wilayah tersebut sebagai kampung yang mandiri.

Norman menambahkan, saat ini pihaknya bersama stakeholder di desa nawaripi telah melakukan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrembang) Kampung Nawaripi dan dipimpin langsung oleh Kepala Distrik Wania, Leonard Kareth untuk program kerjanya.

Selain itu, dirinya bertekad untuk meningkatkan dunia pendidikan melalui program inovasi taman baca Nawaripi yang saat ini telah diresmikan, bahkan Perangkat Desa Nawaripi dan anggota Karang Taruna bersama Linmasnya tak henti-henti membersihkan dan meniadakan sampah yang ada di berbagai titik kampung Nawaripi hingga saat ini.

“Untuk masalah Kamtibmas, kami sudah berkordinasi dengan pihak keamanan, dan Desa Nawaripi sendiri telah memiliki dua wadah yakni Karang Taruna Nawaripi dan Linmas Nawaripi yang diisi puluhan bahkan ratusan anak muda Desa Nawaripi,” kata Norman.

Terkait pengelolaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) kampung nawaripi, Norman Ditubun menegaskan nantinya akan menjalankan secara terbuka dan transparan.

“Kami akan menjalankan secara transparan, dan setiap kegiatan yang melibatkan anggaran DD dan ADD nantinya akan kita pajang secara detail di depan kantor desa, biar masyarakat yang melihat langsung,” tutupnya.

(Reporter : AQM)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *