Sudin Perhubungan Jakarta Barat sosialisasi Program Jak-Lingko

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jakarta – Sudin Perhubungan Jakarta Barat melaksanakan kegiatan Sosialisasi Program Jak Lingko di Kecamatan Palmerah Jak-Bar, Selasa (10/3). Di Kantor Kecamatan Palmerah, Jalan Kyai Haji Taisir No 2 Palmerah Jakarta Barat.

Selain dihadir warga setempat, kegiatan ini turut dihadiri, Kosidin Kasatpelhub Kecamatan Palmerah, Sarwono Wakil Camat Palmerah, H. Arkat M. Nugraha anggota Dewan Kota, Vero Carloza Kepala Departemen Komunikasi dan Pemasaran.

Jak Lingko merupakan satu sistem transportasi di DKI Jakarta yang dimana angkutan bus kecil terintegritas dengan bus sedang (non BRT Trans Jakarta), bus besar (BRT TransJakarta) dan angkutan yang berbasis rel seperti MRT dan LRT.

Masih rendahnya persentase penggunaan kendaraan umum di wilayah Jakarta Barat membuat Kepala Seksi Angkutan Jalan Sudin Perhubungan Jakarta Barat, Umbul Gunawan akan gencar melakukan sosialisasi di 8 Kecamatan yang ada di Jakarta Barat.

Sosialisasi Perdana di Kecamatan Palmerah, adan akan dilanjutkan kebeberapa kecamatan lainnya di wilayah Jakarta Barat.

“Kecamatan Palmerah menjadi lokasi sosialisasi perdana, sebanyak 84 orang yang ikut sosialiasi di hadiri juga perwakilan-perwakilan dari pihak Kelurahan, RW, RT, PKK, LMK maupun FKDM. Nantinya mereka ini yang akan meneruskan informasi apa yang disampaikan dalam sosialisasi Jak Lingko,” jelasnya di lokasi, Selasa (10/03/20).

Beberapa minggu sebelum sosialisasi, pihak Sudin Perhubungan Jakarta Barat melakukan surat-menyurat ke kantor kecamatan masing-masing untuk memberikan waktu serta memfasilitasi sosialisasi.

Dijelaskan Umbul, sosialisasi ini perlu terus berjalan karena masih ada 2 faktor lainnya yang menjadi latar belakang kegiatan ini.

Yakni tingginya biaya transportasi umum untuk warga kelas menengah di Jakarta sebesar 30% dari total penghasilan dan mode share angkutan umum yang semakin rendah akibat pelayanan angkutan umum yang buruk dan tidak terintegritasi dengan baik.

“Kita akan terus berikan pemaparan terkait Jak Lingko itu apa dan apa saja keuntungan transportasi ini untuk menekan penggunaan kendaraan pribadi. Oleh sebab itu untuk bulan berikutnya kita targetkan kecamatan lainnya dipastikan mendapat giliran sosialisasi,” lanjutnya.

Pantauan pihak media selama sosialisasi baik pihak Sudin Perhubungan Jakarta Barat maupun perwakilan PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) melakukan komunikasi dua arah.

Berbagai pertanyaan yang diajukan langsung dijawab dengan sigap oleh mereka.

Kemudian dalam pemaparan dijelaskan juga bahwa biaya tarif Jak Lingko sebesar Rp 0 alias gratis. Sehingga warga diajak untuk beralih menggunakan angkutan umum.

Selanjutnya, dalam sosialisasi ini dibagikan Kartu Jak Lingko Gratis terhadap warga yang bertanya maupun menjawab pertanyaan berkisar sosialisasi Jak Lingko.

 

 

Reporter : Sagala

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *