Ini imbauan Imigrasi Nunukan terkait merebaknya wabah corona

  • Whatsapp
Kasi Inteldakim Imigrasi Nunukan Sigit Jatmiko

MITRAPOL.com, Nunukan – Kasi Inteldakim Imigrasi Nunukan Sigit Jatmiko mengatakan bahwa Imigrasi Nunukan menjadi salah satu imigrasi yang ada di garda terdepan di perbatasan Kalimantan Utara yang merupakan pintu masuk wilayah Indonesia.

Saat ini, di tengah merebaknya wabah irus corona, imigrasi telah mengeluarkan peraturan Menteri nomor 7 tahun 2020 melintasi melarang masuknya warga negara tiongkok China begitu juga dari negara Iran, Italia dan sejumlah negara lainnya.d

“Disini memang isu corona juga ada, harus selektif semua warga negara asing dan pada intinya pihak Imigrasi tidak bertugas sebagai konfilter atau pengecek orang orang yang masuk dan keluar wilayah indonesia entah itu berpotensi virus corona atau tidak,” ujar Sigit Jatmiko, Senin (16/3/2020).

Lanjut dia, “Namun kita disini bekerja sama sebagai penjaga pintu gerbang negara yang memeriksa penyakit itu adalah pihak karantina kesehatan juga dari bea cukai mereka punya peran penting kesehatan sangat dibutuhkan dan sangat penting.”

Sementara dari pihak Imigrasi wajib menolak semua warga negara asing yang masuk dan terindikasi terkena virus corona apapun bentuk tidak saja virus corona tetapi penyakit yang mudah merembet ke yang lain.

“Maka pihak Imigrasi menolak, tetapi ini ada rekomendasi dari karantina kesehatan. Menurut informasi karantina kesehatan mempunyai alat kesehatan untuk mendeteksi sesorang apa kah itu terkena penyakit atau tidak termasuk alat maskener atau alat pendeteksi suhu panas seseorang,” jelasnya.

Pihak imigrasi siap melakukan penolakan atau pemulangan warga negara asal dengan adanya rekomendasi dari teman teman karantina kesehatan.

“Saat ini juga kami belum mendapatkan arahan terkait dengan adanya lockdown sebenarnya imigrasi dianggap darurat internasional sekarang segala dilakukan sedini mungkin untuk lockdown karna wilayah nunukan ini sangat berpotensi karna langsung berbatasan dengan negara tetangga Malaysia,” jelasnya.

Menurutnya, tidak menutup kemungkinan batas wilayah Malaysia dengan negara perbatasan dengan negara filipina negara brunei dan vietnam masuk ke wilayah negara Malaysia kemungkinan tidak terdeteksi.

Untuk itu imigrasi mengimbau kepada warga Nunukan Kalimantan Utara agar mengurangi perjalanan yang sifatnya keluar negeri begitu juga dengan tempat tempat pariwisata tempat tempat hiburan yang dapat berhubungan dengan warga asing termasuk juga menghindari tempat tempat pariwisata untuk menghindari kontak langsung dengan orang asing. (Yuspal).

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *