Dilengkapi sarana modern, terminal penumpang di pelabuhan Nunukan makin keren

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Nunukan – General Manager (GM) PT Pelindo IV cabang Nunukan, Teguh Firdaus mengatakan perkembangan struktur pembangunan pelabuhan Terminal dan lapangan parkir Nunukan dirancang khusus, sesuai dengan Intsruksi presiden Jokowi saat berkunjung ke Nunukan pada Bulan April 2014 silam.

Saat itu Jokowi mengatakan kepada  Menhub Ignasius Jonan agar dirancang khusus satu satu pelabuhan yang berbatasan langsung dengan Sabah Malaysia.

Pelabuhan Nunukan ini nerada di wilayah perbatasan, bagaimana nantinya Pelabuhan ini bisa terjadi ikon Kaltara khususnya di Nunukan.

Apalagi Ruangan tunggu dan Terminal penumpang. cukup luar biasa bagus membuat nyaman para penumpang dan pengguna jasa

“Kondisi pembangunannya terutama Lapangan parkir dan kanopi pejalan kaki itu progres pekerjaan nya kurang lebih 89% sampai 90% per tanggal 14 Maret kemarin dari kontra itu di bulan Mei 2029 selesai,” ujarnya.

Lanjutnya, Jadi kita harap mudah-mudahan dapat tercapai lah 100% yaitu sebelum bulan Mei 2020.

Katanya lagi, jadi nanti dengan terbangunnya infrastruktur yang baru ini khusus untuk Terminal penumpang jadi untuk penumpang kapal laut ada pemisahan dengan get-get sebelah yang khusus untuk barang.

Jadi tidak bercampur lagi orang-orang yang mau berangkat naik kapal dan orang-orang yang bekerja di mana di lapangan sebelah yang untuk peti kemas dan barang-barang lainnya.

Terkait sejumlah bangunan masyarakat yang sudah sebagian kita Robohkan pihak pelindo dengan adanya perluasan kompleks terminal penumpang dan halaman parkir.

“jadi memang adanya bangunan di sekitar jalan rencana jalan masuk ke pelabuhan itu memang akan kami rasakan setelah fasilitas sarana yang di yang dibangun ini selesai ya mungkin bersamaan pada saat mau dipakai ” lapangan parkir ” yang baru, oleh karena itu bangunan yang lama juga harus kami diratakan.”

Jadi Sesuai dengan Rencana halaman parkir ini akan tuntas pada Bulan akhir mei 2020 jadi akhir masa Kontraknya pada bulan Mei selesainya.

Saat ditanya mengenai pihak Pemerintah Malaysia akan menutup semua pintu pintu masuk dan keluar terkait dengan penyakit corona .

Menurut Teguh Firdaus saat ini Pemerintah Malaysia dilakukan penutupan jumlah titik-titik utamanya di daerah Pelabuhan dan ini akan berdampak sekali terhadap perekonomian masyarakat perbatasan

“kita tetap menghargai atau menghormati kebijakan dari pemerintah Malaysia yang akan melaksanakan Lockdown.”

Memang akan berdampak sekali pada ekonomi ditentukan sendiri karena memang kita ketahui hampir setiap harinya itu rata-rata 301 orang rata-rata 300 Orang itu mondar-mandir dari Nunukan ke Tawau.

Jadi memang dengan adanya lockdwn tahun ini pasti akan terasa buat daerah khusus pelayaran dalam negeri itu belum ada informasi tetap berjalan sesuai jadwalnya yang kapal-kapal swasta seperti Km cahtalia dan Km Thalia tetap melayani rute dari pare-pare sulawesi selatan dengan Nunukan Kalimantan Utara.

Begitupun dari kapal milik PT Pelni tetap melakukan pelayarannya yang dua kali seminggu.

“Penyakit Corona ini sudah.mendunia Karena itu sudah mendunia maka untuk mencegah tersebarnya virus korona ya kami juga menghormati keputusan yang diambil oleh pemerintah,” tuturnya.

Masyarakat yang akan melakukan kegiatan ekonomi dan lain-lain di Tawau mungkin hari ini lah terakhir ini Selasa tanggal 16/03/2020 hingga 31 Maret 2020.

“namun kami belum lihat surat keputusannya baru keterangan melalui di Media massa media online itu mulai tanggal 18 Maret sampai 31 Maret,” ujar Tegu Firdaus GM.Pelindo cabang Nunukan. (Yuspal)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *