Pungutan Parkir liar di depan Mall Daan Mogot masih jadi misteri kemana lari uangnya

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jakarta – Maraknya parkiran liar di area depan Mall Daan Mogot Jakarta Barat menjadi tugas tambahan untuk Dinas Perhubungan.

Adanya parkir liar sungguh mengganggu ruang publik dan pengguna kendaraan lain yang melintas di kawasan sekitar

Dengan maraknya parkir liar yang memakan bahu jalan ini telah merampas haknya para pengguna jalan dan para pejalan kaki.

Parkiran yang berada di 3 ( tiga) titik lokasi tersebut berada di depan Mall Daan Mogot (Patung Gajah), di area depan RS Hermina dan depan apartemen Skytrace, Kalideres Jakarta Barat menjadi ajang pungutan liar bagi oknum-oknum tertentu.

Parkiran yang diduga sudah beroperasi cukup lama itu menjadi pendaringan beberapa oknum antara lain, Ormas, sipil, oknum anggota serta para Preman yang mengelola parkir liar yang tidak tersentuh instansi terkait.

Pungutan parkir liar di depan Mall Daan Mogot menjadi misteri kemana lari uangnya.

Ammar salah satu pengendara yang diwawancara awak media menyampaikan,” ya seharusnya kalau mau parkir di dalam Mall Daan Mogot aja Jangan di bahu jalan, ini kan jalur hijau,” ujarnya.

” Ini kan ruang publik dan hak semua pengendara,” keluhnya.
Saya berharap pihak terkait bisa mengatasi permasalahan ini, tambahnya.

Satpel Dishub Kecamatan Kalideres saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan pembersihan terkait parkir liar itu, tetapi ada dan tidak akan pernah hilang, dibersihkan ada lagi dan begitu seterusnya.

Solusi adalah pihak pengelolah parkir Mall itu harus ada batasan dalam pendistribusian tarif dan agar pengendara dapat parkir didalam bukan diluar, ucapnya

Toh selama ini pihak management perparkiran tidak pernah ada konfirmasi terkait mencari solusi untuk pembahasan parkir liar itu.kepada Up Perparkiran, lanjutnya.

Jika dibandikan, katakanlah bila pengendara parkir diluar Tarif 2000 sampai 3000 sedangkan didalam Jam pertama 2000 dan jam berikutnya 1000 terus berjalan bagaiamana menurut Abang apakah memilih didalam atau diluar,” ujar dia.

Kepala Dinas Perhubungan tingkat Walikota harus melakukan peninjauan terhadap parkir liar untuk mencarikan solusi agar tidak menjadi problema dan dinamika, ini tugas tambahan bagi Dinas Perhubungan untuk dapat merapikan parkir liar yang ada disekitar wilayah tersebut.

 

 

Red

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *