Virus corona merebak, ratusan TKI batal berangkat ke Malaysia

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Nunukan – Ratusan tenaga kerja Indonesia (TKI) dipenampungn PJTKI yang siap diberangkatkan setelah proses dokumennya selesai akhirnya batal diberangkatkan ke Malaysia.

Menurut Kombes Pol Hotma Victor Sihombing dari pihak BP3TKI,

“Itu adalah kewenangan dari pemerintah Malaysia. Tentu saja ingin melindungi warganya untuk tidak terjangkit atau tertular virus Corona atau covid 19.”

Lanjut dia, kalau ada deportasi TKI dari Malaysia maka perlu waspada yakni kita melakukan Pembatasan baik mereka yang masuk ke wilayah Malaysia maupun masuk ke Indonesia.

Sehingga dari kita Tidak bisa berbuat banyak karena itu sudah keputusan mereka.

“Tentunya kita berharap TKI – TKI kita Ini masih bisa diberangkatkan untuk bekerja tapi dari kebijakan Malaysia ini akhirnya kita harus menunggu sampai dengan dibukanya perbatasan antara kedua negara,” katanya.

Jadi TKI- TKI yang sudah kita lengkapi dokumennya untuk sementara ini ditampung oleh PB3TKI dan PJTKI Sampai Nanti kebijakan akan itu kembali seperti semula baru Mereka kirimkan kembali.

Menurutnya, “Jadi yang bisa kita lakukan Saya Tetap memantau dari pihak konsul mengenai Perkembangan penyebaran virus Corona. Khususnya kepada warga kita di wilayah tawau maupun Kota Kinabalu.”

Apabila kita tetap ada Deportasi Tentu Kita akan terima karena itu sudah memang kebijakan dari pemerintah Malaysia Namun kita antisipasi Sebaik mungkin contohnya Kita akan memberikan mereka. Hand sanitizer. Kemudian dalam penerimaan kita akan melengkapi diri kita dengan masker sarung tangan sebelum mereka ke rusunawa.

“Kita cek kesehatan nya bersama dengan kesehatan pelindung Kesehatan Pelabuhan kemudian juga Sesampainya di rusunawa Bahwa kita sudah mensiasati Pada saat kita wawancara di Rusunawa kita akan buat pembatas Sehingga menghindarkan petugas kita dengan para deportan ini agar tidak terjadi kontak langsung,” jelasnya.

Kemudian kita pantau juga dan sudah kita siapkan tempat berupa kamar yang memang khusus untuk mereka yang ada gejala- gejala terinfeksi Virus Corona itu kita Pisahkan Secepat mungkin.

“Jadi seperti protap semula sekarang dari pihak pelabuhan juga ketika mereka tiba bukan hanya deportasi hampir seluruh warga Negara Indonesia (WNI) kita yang dari tawau menuju ke nunukan itu diberikan formulir warna kuning di situ mereka menjelaskan apakah mereka mengalami gejala-gejala terus berkunjung ke mana saja,” jelasnya.

Tambah dia, jadi itu salah satu langkah dari Kabupaten Nunukan khususnya kantor kesehatan pelabuhan untuk bisa mengantisipasi penyebaran virus corona di tempat kita.

“kita berharap kerja sama antara BP3TKI dengan unsur terkait dari Kesehatan Pelabuhan dengan juga TNI Polri di sana agar kita bisa meminimalisir sekecil -kecilnya masuknya wabah atau virus corona di wilayah kita Itu yang kita harapkan ke depannya,” ujarnya penuh harap. (Yuspal)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *