Cemarkan nama baik lewat WhatsApp, Tan Ben Chong dituntut 3 Bulan Penjara

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Medan – Tansri Chandra alias Tan Ben Chong (73) yang dikenal sebagai pengusaha kota Medan, dituntut tiga bulan penjara, karena melakukan pidana pencemaran nama baik terhadap saksi korban Tony Harsono melalui Grup WhatsApp Yayasan Lautan Mulia.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Edmond N Purba yang bersidang di PN Medan, Rabu (18/3/2020), meminta kepada majelis hakim agar menjatuhkan hukuman 3 bulan penjara kepada Tan Ben Chong, denda Rp 15 juta subsider satu bulan kurungan.

Menurut JPU, terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 27 ayat 3 jo pasal 45 Undang-Undang RI No.19 tahun 2016 perubahan atas Undang-Undang RI No.11 tahun 2008 tentang ITE.

Usai pembacaan tuntutan JPU, majelis hakim yang diketuai Erintuah Damanik akhirnya menutup sidang dan melanjutkannya pada 8 April mendatang.

Sementara itu, menanggapi tuntutan JPU, Dr Japansen Sinaga selaku kuasa hukum Toni Harsono (saksi korban) pencemaran nama baik, menyesalkan tuntutan JPU hanya 3 bulan penjara terhadap terdakwa Tansri Chandra alias Tan Ben Chong .

“Baru kali ini di Medan dan sekitarnya terdakwa terjerat UU ITE dituntut hanya 3 bulan. Salah satu tujuan penegakan hukum adalah menimbulkan efek jera. Kalau cuma dituntut 3 bulan, di mana efek jeranya?” ujar Japansen.

Sesuai dakwaan, awalnya tanggal 16 Maret 2019  terdakwa mengirim pesan dan foto ke grup WhatsApp. Disebutnya, Tony Harsono, wataknya prima, IQ tinggi, alias aseng tukang bakar, kalau pake dijalan jadi professor, merampok uang IT&B Rp 300 juta.

Dalam grup WhatsApp juga disebutkan,  yang mau menjatuhkan IT&B, ada 6 orang (G6) yaitu saksi korban Tony Harsono, saksi Tedy Sutrisno Alias Tan  Cong Bin, saksi Gani Alias Tan Cang Ching, saksi James Tantono  Alias Tan Po Seng, saksi Anwar Susanto dan Tamin Sukardi.

Kemudian  tanggal 16 April terdakwa  mengirim gambar dan tulisan  ke grup WhatsApp  dengan kalimat “INGAT G6. MERAMPOK UANG IT&B  JUMLAH RP 2.400.000.000.”

Akibat perbuatan terdakwa yang  mengirimkan  pesan dan gambar  di grup grup WhatsApp yang memiliki muatan penghinaan dan atau pencemaran nama baik  terhadap saksi Tony Harsono dan temannya-temannya.

 

 

Reporter : ZH

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *