Timbulkan bau dan gatal, Warga Desa Cupat, Parit Tiga keluhkan limbah Tambak Udang

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Parit Tiga – Warga Desa Cupat, Kecamatan Parit Tiga, Bangka mengeluhkan masalah limbah tambak yang menyebabkan gatal-gatal serta bau yang menyengat.

Hal ini diutarakan oleh Hendi (33), salah seorang Anggota BPD Desa Cupat ketika ditemui awak mitrapol dikediamannya pada Sabtu (21/03/2020). sore

Menurut Hendi, penggunaan lahan Bakau yang sempat ditolak warga, yang rencananya akan di pakai PT Cahaya Saudara Bangka, warga juga mengeluhkan perihal limbah yang menurut warga selain baunya yang menyengat, kurangnya cara tawaran tenaga kerja khususnya dari warga RT 14, di mana tambak itu berdiri.

“Kalau Terkait, Bakau, setelah diprotes warga akhirnya tidak jadi digunakan, warga takut jika nanti terjadi erosi yang menolak puluhan warga. Pihak perusahaan berjanji untuk tidak merusak Bakau, bahkan pihak perusahaan berjanji mengambil air dari luar Bakau, nyedot dari laut,” Kata Hendi.

Sementara terkait keluhan warga perihal bau dan gatal, Hendi membenarkan Hal tersebut,”Iya memang ada keluhan warga terkait bau dan rasa gatal-gatal, yang diduga akibat limbah dari tambak yersebut. Sayangnya warga tidak berani melapor secara resmi ke pihak Desa, sehingga kita agak terkendala untuk memanggil pihak pemilik tambak tersebut,” kata Hendi.

Menurut hasil konfirmasi KPHP menurut keterangan itu APL memastikannya harus cek lapangan.

 

 

Reporter : Kiki/Adri

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *