Bupati Gowa: Jangan anggap remeh penularan virus corona

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Gowa – Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan menegaskan kepada para pimpinan SKPD dan para camat lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa untuk tidak menganggap remeh penyebaran virus corona (covid-19) yang saat ini semakin meresahkan masyarakat termasuk di Kabupaten Gowa.

Hal ini diungkapkan orang nomor satu di Gowa ini saat melakukan telekonferensi pertemuan pimpinan SKPD dan para camat lingkup Pemkab Gowa, Senin (23/3/2020).

“Kita tidak bisa menganggap remeh penularan covid-19 atau virus corona ini. Untuk memutus mata rantainya dibutuhkan peran serta masyarakat lebih taat aturan dengan tetap tinggal di rumah minimal 14 hari,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa saat ini di Sulsel yang terdeteksi positif corona sudah ada 2 (dua) orang dan bisa saja sudah lebih dari itu namun belum terdeteksi sehingga dibutuhkan masyarakat lebih menahan diri untuk tidak keluar rumah selama masa inkubasi.

“Kami harap pak Kadis Kesehatan bersama petugas kesehatan, camat, lurah/desa jika didapatkan masyarakat yang dalam hal ini pernah berkontak langsung dengan pasien, pernah melakukan perjalanan luar negeri untuk dilakukan pemantauan, meminta mereka secara agar tetap berdiam diri di rumah serta melakukan pelaporan,” instruksi Bupati Gowa.

Adnan juga berpesan agar semua perangkat pemerintahan yang ada dikabupaten hingga di kelurahaan dan desa hingga ikut aktif mensosialisasikan pencegahan serta tindakan dan penanganan jika ada pasien dicurigai terkena virus corona.

“Yang bertugas di wilayah kecamatan hingga kelurahan desa diharapkan ikut aktif mensosialisasikan turun ke masyarakat berkoordinasi dengan Muspika dan jajarannya,” tegasnya

Berbagai kegiatan Pemkab juga ditunda sementara waktu hingga kondisi kembali normal.

“Semua kegiatan yang melibatkan orang banyak untuk ditunda dulu. Kegiatan padat karya tunai, tahapan Musrenbang untuk diundur. Bahkan KPU telah mengundur beberapa tahapan pilkada seperti pelantikan PPS dan Coklik. Mari kita antisipasi bersama dengan tidak memandang enteng dan ambil bagian dalam mencegah penularan covid-19 ini,” tegasnya kembali.

Bahkan Bupati Adnan juga menginstruksikan Kepala BPKD segera menyusun teknik pemberlakuan Dana Intensif Daerah (DID) sebagai upaya antisipasi untuk memutus rantai Covid-19.

“Kemenkeu menginstruksikan penggunaan DID untuk direvisi, dipindahkan dari infrastruktur ke penanganan virus corona. Sejak ditetapkannya Indonesia darurat bencana maka dana siap pakai bisa digunakan,” jelas Adnan.

Pemkab Gowa melalui Dinas Kesehatan masih terus melakukan upaya pencegahan penyebaran virus corona dengan melakukan penyemprotan disinfektan hingga tingkat kecamatan se-Kabupaten Gowa.

 

(Reporter : Armand AR/DW)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *