Miris, hanya karena sebuah dugaan, Siswa MTS diduga dianiaya oknum Guru

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Pandeglang – Seorang siswa tingkat MTS di Pandeglang berinisial AM bin Ys mengalami luka memar diduga lantaran dipukul oknum gurunya.

Korban yang masih duduk di bangku Kelas 1 (satu) MTS ini mendapat bogem mentah dari oknum guru yang berstatus sebagai guru tetap lantaran dituduh masuk ke kamar asrama putri yang ada di lingkungan sekolahnya.

Akibat pemukulan itu, AM mengalami luka lebam dibagian tangan sebelah kanannya, namun bukan hanya luka saja, AM pun merasa trauma dan tidak mau sekolah lagi karena merasa takut.

Peristiwa itu terjadi pada hari Rabu (19/3) sekitar jam 6 pagi, saat itu oknum Guru tersebut sedang bertugas di sekolah.”Saya dituduh telah masuk ke kamar siswi, hanya dengan dugaan itu saya dipukul,” papar AM kepada awak mitrapol.com, Senin (23/3).

Lanjut AM, setelah terjadi pemukulan, siangnya oknum guru tersebut mengajak main disekitar lingkungan sekolah sambil meminta maaf kepada saya, jelas AM.

Luka lebam yang dialami AM diketahui orang tuanya saat AM sampai di rumah dan membuka bajunya, melihat luka lebam ditangan anaknya, IL ayah AM menanyakan perihal luka memar tadi, AM pun akhirnya menceritakan kejadian yang dialaminya.

Setelah mendengar cerita dari anaknya, IL merasa tidak terima dan tidak senang atas kejadian yang menimpa anaknya, IL pun marah dan meminta bantuan kepada pamannya untuk melanjutkan perkara ini ke ranah hukum.

Selanjutnya pihak keluarga melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Pagelaran dan diterima oleh pihak Polsek, akan tetapi karena ini ranahnya Polsek, pihak Polsek Pagelaran melanjutkan perkara ini ke Polres Pandeglang bagian unit IV Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA).

 

 

Tim

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *