Penyertaan modal BUMG Desa Geudumbak Langkahan diduga fiktif

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Aceh Utara – Pengelolaan Pemerintahan Desa dan pengelolaan Dana Desa (DD) Gampong Geudumbak Kecamatan Langkahan Aceh Utara berselamak masalah, bahkan DD disinyalir telah ditilep ratusan juta oleh Oknum Kades/Geuchik setempat.

Berdasarkan investigasi sejumlah awak media senin 23/03 sebagai tindak lanjut informasi masyarakat, menemukan berbagai kejanggalan dan temuan yang berindikasi penyimpangan DD mencapai ratusan juta rupiah sejak tahun Anggaran 2018.

Ketua Tuha Peut Gampong Geudumbak Anwar Muhammad saat di konfirmasi media, membenarkan bahwa dalam pengelolaan DD desa Geudeumbak tidak transparan.

“Carut marut pengelolaan dana desa telah terjadi penyimpangan sejak tahun 2018, karena pihak Geuchik sendiri tak pernah transparan dan tidak bekerja sesuai dengan Tupoksinya artinya telah melampaui batas kewenangan nya seperti uang desa di pegang oleh keuchik sendiri begitu juga hal nya dalam pelaksanaan kegiatan tidak melibatkan Tim Pelaksana Kegiatan(TPK),” ungkap Anwar.

Menurut Ketua TPG Laporan Pertanggung Jawaban ( LPJ) tahun 2018 dan 2019 tidak pernah di sampaikan kepihak TPG, bahkan dokumen APBG tak pernah di serahkan meskipun. TPG telah meminta beberapa kali kepada Geusyik. sehingga kami tidak bisa mengawasi secara maksimal,termasuk usulan APBG tak pernah di bahas oleh TPG.

Ia melanjutkan, “jangankan menyerahkan Dok Rab APBG papan grafik informasi saja tak pernah di pasang, sebagaimana aturan keterbukaan publik.”

“Sebenarnya ini sudah kita laporkan kepihak inspektorat, dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) ada sejumlah penyimpangan dana desa,terakhir kami telah melaporkan kepada pihak polres Aceh Utara,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa yang lebih fatal lagi soal penyertaan modal BUMG penggadaian Lahan sawah tahun 2018 sebesar Rp 204,000,000 di duga fiktif tidak ada lahan milik BUMG sebagaimana dua bukti kwitansi pembayaran penggadaian Tanah sawah, bahkan Direktur BUMG saja tidak mengetahuinya, bebernya lagi.

“Kita sudah telusuri keberadaan lahan sawan tersebut tidak ada,” ujar Anwar yang di benarkan anggota TPG lainnya.

Sementara Kordinator PLD Zainal saat di minta penjelasan terkait status BUMG Desa Geudeumbak mengatakan”

“Sepengetahuan kami tidak ada terbentuk BUMG di Geudumbak dan sampai hari ini kami belum terima dokument BUMG.

“Bahkan kita pernah berkali kali minta dok bumg, kepada pemerintah Gampong.setiap tahun,”ucapnya yang turut didampingi Kordinator PD Kecamatan Langkahan Marlina, S.Pd.

Marlina bahkan menjelaskan ” kita sudah beberapa kali telah memberi arahan dan pemahaman dalam proses pengelolaan dana desa sesuai aturan dan juknis.

Termasuk dalam pengelolaan BUMG, agar di lengkapi semua dokumen baik Qanun pembentukan BUMG, Akta Notaris, SK dan Buku tekening Bank, pungkasnya.

Kepala Desa/Geuchik Geudumbak, Zulkifli di hubungi beberapa kali melalui hanphon selular nya untuk mendapatkan konfirmasi nya namun Hp tidak aktif.

Sampai berita ini ditayangkan media ini belum mendapatkan konfirmasi.

(Reporter: Zul Aceh)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *