Badan Kehormatan DPRD Lebak akan dalami tatib dan kode etik, Ketua DPRD dinilai gegabah

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lebak – Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Lebak sebut, Ketua DPRD Lebak kurang peka terhadap hasil rapat dengar pendapat (RDP) yang digelar komisi III, terkait persoalan di program bantuan sosial pangan (BSP) berupa bantuan sembako yang sebelumnya bernama bantuan pangan non tunai (BPNT).

Badan Kehormatan (BK) DPRD Lebak menilai, Dindin Nurohmat, selaku ketua DPRD gegabah. Penilaian tersebut, menyusul adanya aksi sejumlah anggota komisi III yang menggeruduk ketua DPRD saat mengikuti rapat membahas bansos sembako bersama Dinas Sosial (Dinsos) dan beberapa pimpinan OPD Pemkab dan sejumlah Supplier yang digelar Dinsos Lebak di ruang Bamus DPRD setempat, kemarin.

Sebab, disaat komisi III tengah menunggu keputusan hasil RDP. Ketua DPRD malah mengijin dan turut menghadiri rapat yang digelar Dinsos setempat di ruang Bamus DPRD Lebak.

Sehingga hal itu, diduga memicu kecurigaan sejumlah anggota dewan yang menggelar RDP, dan akhirnya menggeruduk ke ruang rapat Bamus untuk mempertanyakan maksud dan tujuan rapat tersebut.

“Untuk persoalan ini, sepertinya ada miskomunikasi. Karena, itu mungkin rapat pimpinan dengan pihak lain,”ujar Hasan Gaos ketua BK DPRD Lebak kepada TitikNOL melalui pesan singkatnya, Selasa (24/3/2020).

Kedati demikian, ketua BK DPRD berjanji akan mendalami permasalahan ketua DPRD Lebak itu, yang mengikuti rapat dengan Dinsos, dihadiri beberapa pimpinan OPD dan sejumlah Supplier bantuan sembako. Apakah terdapat pelanggaran tata tertib dan kode etik dewan.

“Kita (BK) coba akan perdalam, kesimpulan sementara ketua DPRD kurang peka terhadap hasil RDP komisi III, dan rasanya kurang tepat dinsos yang ngundang, kok tempatnya di DPRD. Jadi ketua DPRD terlalu gegabah,” tukas politisi PDIP ini.

 

(Ubay Pol)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *