Molornya perkembangan kasus 368 Jo 170 KUHP, IPW kecam kinerja Polsek Tangerang

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Tangerang – Kasus pemerasan dan pengeroyokan yang dilaporkan ke Polsek Tangerang, Polres Metro Tangerang Kota, tidak jelas kelanjutannya.

Laporan Polisi dengan Nomor : LP/B/272/VI/2019/PMJ/Restro TNG Kota/Sektor TNG, Minggu, 09 Juni 2019 Jam 15.00 WIB, hingga saat ini masih gelap.

Tidak jelasnya kelanjutan laporan ini menuai kecaman dari berbagai element, kali ini Indonesia Police Watch (IPW) angkat bicara.

IPW mengecam keras kinerja Polsek Tangerang yang sangat tidak promoter dalam menangani kasus yang sudah hampir satu tahun lamanya.

“Seharusnya penanganan kasus ini diambil alih Polres Tangerang, sebab kasus ini sesungguhnya kasus besar dan bukan sekadar pengeroyokan, tapi juga penculikan dan perampokan,” ucap Neta S Pane melalui pesan whatsappnya. Rabu (25/03)

Kembali dikatakan Neta S Pane,”Polres harus melakukan pengusutan, benarkah yang membawa atau menculik korban adalah anggota Polisi, Jika benar, Polisi sudah diperalat untuk melakukan tindakan penculikan dan perampokan terhadap korban.”

Apa lagi Polisi sudah memberikan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) ke-2, harusnya sudah ada kelanjutan dari hasil itu.

Lanjut Neta, korban harusnya melapor ke Propam, IPW juga mendesak Kapolda Metro Jaya segera memerintahkan Polres Tangerang mengambil alih kasus ini dan menuntaskannya dengan cepat.

Untuk membuka tabir misteri kasus ini Polres harus dapat menyelesaikan kasus ini secepat mungkin karena kasus ini sudah viral diberbagai media online.

Semua yang terlibat harus diusut, termasuk jika ada anggota yang terlibat dan telah diperalat untuk melakukan kejahatan.

“Kapolda dan Kapolres tidak boleh membiarkan kasus ini, korban sudah di zalimi Polsek Tangerang,” tegas Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane.

 

 

Reporter : SM

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *