BPN Nunukan tunda sementara program PTSL dan pengukuran tanah

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Nunukan – Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Nunukan Agoes SH didampingi Sugi Mulyono.SH mengatakan bahwa pelayanan kepada masyarakat distopkan untuk sementara waktu utamanya pengukuran tanah Warga dalam program PTSL, begitu juga dengan program rutin.

Sugi Mulyono, SH melanjutkan l, dalam bidang penyiaran tanah, terkait pekerjaan di tahun 2020m

“Memang terkait dengan virus korona itu sudah diterbitkan surat edaran diatas nomor: 3 /SE-100.TU.03/III/2020 tentang pelayanan pertanahan dalam rangka pencegahan penyebaran covid-19 di dalam surat edaran ini yang paling bertujuan sebagai petunjuk penyelenggaraan pelayanan pertanahan di daerah dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19.”

Di dalam surat edaran ini lebih menekankan tentang peningkatan layanan pelayanan (Covid-19) mentri agraria dan tata ruang /kepala badan pertanahan nasional telah menerbitkan surat edaran seperti yang telah di sampaikan di atas tentang tindankan pencegahan dalam rangka menghadapi corona virus disease (covid-19) dilingkungan kementrian agraria dan tata ruang /Badan Pertanahan Nasional.

“Maka oleh sebab itu Kementrian Agraria dan tata ruang diperlukan petunjuk atas penyelenggaran pelayanan pertanahan di daerah untuk meminimalisir penyebaran (COVID-19) Serta menjamin kesehatan keselamatan baik pegawai maupun masyarakat yang bersifat online ini menggunakan seluruh aplikasi yang sifatnya online dan menganimilisir pelayanan yang bersifatnya manual seandainya pun terpaksa harus melakukan pelayanan kepada masyarakat datang ke Kantor Pertanahan untuk meminta pelayanan secara manual.”

Lanjutnya, “Itu pun sudah diterapkan di beberapa Apa aturan, itu yang pertama diminta untuk mencuci tangan terlebih dahulu sudah dipersiapkan tempat cuci tangannya di luar di dekat pintu sebelah Masuk sebelah kiri kemudian setelah di dalam nanti mungkin mohon maaf kalau mungkin melihat petugas kami ada yang menggunakan masker dan kaos tangan plastik.”

“Jadi itu memang aturan Jadi kami mohon maaf bukan artinya kami tidak sopan tapi ini memang dalam rangka pencegahan bersama kemudian juga mungkin depan itu di loket bentuknya juga agak berjauhan memang sudah disetel seperti itu karena jarak minimal 1 meter sudah dipersiapkan nanti mungkin bisa di silakan difoto.”

Kemudian juga sebetulnya diminta kepada Petugas back office atau seperti kami yang berada di dalam di belakang itu juga sebetulnya dipersilahkan untuk kerja di rumah.

“Cuma mungkin kami agak kesulitan karena masih belum terbiasa juga kita butuh koordinasi dengan teman-teman seksi lain,” ujarnya.

Jadi mungkin kalau bekerja di rumah mungkin belum terbiasa tapi memang sebetulnya ada dianjuranya untuk bekerja di rumah seperti juga mungkin Stakeholder lain.

“Penyampaiannya dan surat edaran ini juga berlaku sampai dengan tanggal 5 april 2020 atau diperpanjang sesuai yang dianjurkan oleh pemerintah.”

Katanya lagi, “Sebetulnya untuk pekerjaan lapangan kami tahun ini Kebetulan diminta bantuan oleh Kanwil bpn provinsi Kalimantan Timur terhadap pekerjaan Izin Pemanfaatan Penguasaan Pemilikan dan Pemanfaatan Taaanah (IP4T) di desa Aji Kuning dengan nama programnya( ip4t perbatasan) memang khusus untuk perbatasan.”

Minggu lalu dilakukan penyuluhan dari pihak kami Badan Pertanahan Nasional Provinsi Kalimantan Timur setelah ada penyuluhan kami rencanakan sebenarnya tanggal 30 Maret 2020 kita sudah turun lapangan dan sudah dikomunikasikan dengan kepala desa.

*Cuma dari Kepala desanya menyampaikan ada anjuran dari ibu Bupati Nunukan agar dalam waktu dekat ini jangan dulu melakukan kegiatan yang sifatnya mengumpulkan masyarakat juga bertemu dengan masyarakat secara umum,” paparnya.

Lanjut Sugi Mulyono, “Kepala desanya meminta tolong agar jangan dulu melakukan kegiatan mungkin terpaksa kami menunda kegiatan-kegiatan tersebut.”

Soal kordinasi dengan intansi terkait BPN nunukan sudah lakukan komunikasi namun juga ada penundaan apalagi disertai intruksi Bupati nunukan terkait dengan covid 19.

“Ada perintah untuk penyemprotan tisu infektan di kantor dan untuk koordinasi terkait kegiatan yang lain. Kami koordinasi dengan kepala desa kami sampaikan mohon maaf juga karena permintaan dari para kepala desa agar penundaan kegiatan jadi sementara ini “kegiatannya kami tunda dulu”.

Harapan kami kita sama-sama berdoa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala agar Allah mengangkat segera Penyakit ini sehingga mungkin penyebarannya berhenti dan kita diberi kesehatan dan Alhamdulillah kalau Penyakit ini hilang mungkin kita akan segera minimal mungkin habis lebaran mungkin karena kita tidak tahu jangka waktunya 14 Hari ini.

“Saya dengar akan diperpanjang mudah-mudahan tidak seperti itulah Kami Insya Allah rutin menjalankan aktivitas seperti biasa pengerjaan pengukuran tetap turun ke lapangan cuman terkait dengan covid 19,” tutupnya.

Kalau bulan puasa Insya Allah kita juga sampaikan ke kepala desa kepala desa Lurah mungkin in sepanjang sudah dicabut larangan untuk melakukan aktivitas yang bersifat umumWL. Walaupun bulan puasa kita siap untuk melakukan kegiatan. (YUSPAL)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *