Dampak Virus Corona, Pasar Rangkasbitung sepi pengunjung

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lebak – Dampak dari wabah penyebaran Covid-19 diseluruh wilayah di Indonesia dikeluhkan para pedagang kaki Lima, salah satunya di pasar Rangkasbitung, mereka mengalami kerugian yang sangat besar akibat sepinya pembeli yang berbelanja kebutuhan sehari-hari di pasar Rangkasbitung kabupaten Lebak Banten karena takut terkena virus Covid 19 tersebut.

“Jika pada hari yang normal, para pedagang bisa meraih keuntungan yang cukup lumayan, tapi untuk saat ini banyak para pedagang yang mengeluh dengan sepinya para pembeli akibat adanya wabah Virus Corona atau Covid 19, sepinya pembeli membuat banyak barang dagangan yang membusuk akibat tidak laku atau tidak terjual,” ujar Saprudin salah satu pedagang di pasar Rangkasbitung. Kamis (25/3).

Mulyadi pedagang daging Kerbau di Pasar Rangkasbitung

Senada dengan yang dikatakan Saparudin, Mulyadi pedagang daging Kerbau merasakan hal yang sama dan merasa merugi akibat adanya wabah Virus Corona, jika di hari normal bisa mendapatkan omset hingga 8 juta, namun akibat adanya berita tentang wabah Virus Corona kini pendapatnya menurun bahkan merugi akibat sepinya pembeli atau pengunjung kepasar Rangkasbitung, bebernya.

Saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Kepala Bidang Pengelola Pasar Rangkasbitung, Dedi Setiawan, mengatakan, “Dengan adanya musibah wabah Virus Corona atau Covid-19, Pihaknya akan terus melakukan monitoring dan sosialisasi serat memasang spanduk-spanduk disetiap penjuru pasar agar pedagang yang berada di wilayah pasar Rangkasbitung tetap tenang,” ujarnya,

Kepala Bidang Pengelola Pasar Rangkasbitung, Dedi Setiawan,

“Pemerintahan Kabupaten Lebak akan melakukan penyemprotan Disinfetan atau pembasmi virus agar Virus Corona ini tidak menyebar, kepada masyarakat kita sarankan untuk menghidari kerumunan agar terhidar dari virus corona, saya berharap semoga wabah ini cepat berakhir agar perekonomian kita berjalan lancar dan cepat pulih kembali,” pungkasnya.

 

 

Reporter : Soleh

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *