Kuburan Keramat Nyai Rengganis dibongkar orang misterius

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lebak – Salah satu kuburan atau makam yang ada di komplek makam keramat Nyai Rengganis (Nyi’Geulis) di Desa Sukamaju, Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, membuat warga geger setelah makam itu dikabarkan dalam kondisi rusak seperti bekas dibongkar.

Menurut kabar, di atas makam tersebut telihat lubang persegi empat sedalam 1 meter lebih yang diduga bekas orang menggali untuk mencari barang mistik (mustika) yang dilakukan oleh orang tidak bertanggung jawab.

Hasil penelusuran mitrapol.com soal kasus pembongkaran makam di Desa Sukamaju tidak seperti kabar angin yang menyebut bahwa itu makam keramat Nyai Rengganis. Usut punya usut, makam yang dibongkar oleh orang tak dikenal itu adalah kuburan yang ada di sebelah makam keramat Nyai Rengganis.

Meski demikian, Kabar pembokaran makam di areal keramat Nyai Rengganis itu benar- benar tarjadi walaupun belum dapat dipastikan siapa pelaku dan apa ujuannya, warga mengira pembongkaran makam itu untuk mengambil sesuatu barang (mustika)

Kejadian yang mengagetkan warga sekitar itu bahkan menyebar luas setelah diunggah ke Sosial Media (sosmed) oleh Jefri, seorang warga Desa Ciparasi, Sobang, melalui akun facebook bernama Jefri Al Bukhori pada Kamis, 26/3.

Saat dihubungi mitrapol.com liwat nomor kontak Aplikasi WhatsApp milik pribadinya, Jefri menerangkan, Kejadian diperkirakan antara jam 12 sampai jam 4. Namun kata dia, waktu yang disebut Jefri hanya perkiraan saja

Rasa penasaran awak media untuk menanyakan sejarah tentang Nyai Rengganis yang dijuluki Nyi’Geulis yang artinya (Nyonya Cantik) namun sayang Jefri mengaku tidak tahu mengenai sejarahbitu, ia menyarankan agar wartawan menanyakan kepada Abah Muhani selaku juru kunci keramat tersebut.

“Tapi anehnya di TKP ada kayu bekas alat. Tembok pintu masuk juga dirusak berarti yang di ambil cukup lumayan besar dan berat,” terangnya

Brigadir Janab Hani, anggota Polsek Sobang saat di konfirmasi membenarkan kabar pembongkaran makam di keramat, pihaknya sudah melakukan pengecekan TKP guna memastikan kabar yang tengah berkembang

“Betul, lagi di cek sama anggota yang piket,” terang Janab singkat.

Makam keramat yang menjadi tempat sakral dan memiliki sejarah sepatutnya bisa dijaga oleh warga sekitar, terlebih tamu yang datang juga harus memiliki etika, menghormati aturan, menjaga ucapan, sikap selama melakukan Riadoh, Berdzikir di keramat dan cukup mendo’akan ahli kubur tanpa berbuat aneh.

Tidak hanya Jefri, Warga Desa, Sukamajupun mengaku kecewa atas terjadinya pembongkaran keramat itu mereka berharap, apapun bentuk barang yang telah diambil agar segera dikembalikan

 

 

 

Reporter : Ubay Pol

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *