LSM LKPK dan GEPAK resmi laporkan dugaan pungli Program KWH bersubsidi di Pesibar ke penegak hukum

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Pesisir Barat -Dua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung yaitu Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi (LKPK) dan Gerakan Pembangunan Anti Korupsi (GEPAK), resmi menyampaikan laporannya ke aparat pihak penegak hukum pada Kamis (26/03/2020).

Pasalnya, laporan tersebut merujuk pada dugaan pungli adanya Program KWH bersubsidi yang di bayar oleh pemerintah Daerah kabupaten pesisir barat senilai Rp. 8.510.000 (Delapan ratus lima puluh satu ribu) per KWH.

Pemasangan KWH tersebut tersebar di beberapa Pekon (Desa) di wilayah Kecamatan Ngambur, Kabupaten Pesisir Barat lebih kurangnya sebanyak seribu calon konsumen, bahwa Pokmas melakukan penarikan uang dari masyarakat calon konsumen itu sebesar Rp. 1.850.000,- (Satu Juta Delapan Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah) Dan dikenakan lagi dana tambahan kabel Rp. 6.000 (enam ribu rupiah) per meter.

Edo Lesmana selaku Sekretaris LSM LKPK menerangkan kepada awak media bahwa,laporan ke pada aparat penegak hukum ini dikarenakan adanya indikasi dugaan pungli yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Benar kami bersama Muhammad Azhar (Sekretaris Gepak), telah menyampaikan laporan kami yang telah di buat oleh LSM LKPK, dan disertai bukti-bukti pendukung seperti surat pernyataan masyarakat, video, rekaman, kwitansi pembayaran dan bukti bukti lainnya,” terang Edo kepada awak media.

Berdasarkan laporan polisi Nomor : LP / B / 176 / III / 2020 / Polda LPG / RES / LAMBAR / SPKT, hari kamis,tanggal 26 Maret 2020.

Dalam hal ini LSM LKPK dan GEPAK beserta masyarakat berharap kepada pihak aparat penegak hukum, untuk segera menindak lanjuti laporan yang sudah di sampaikan dan mengusutnya hingga tuntas.

(Reporter: Deni Andestia)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *