Oknum Kades diduga terlibat pembongkaran makam Keramat Nyai Rengganis, untuk apa?

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lebak – Baru-baru ini warga dari dua Desa Sukamaju dan Majasari di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak dibuat terkejut atas Pembongkaran salahsatu makam di keramat Nyai Rengganis atau Nyi’ Geulis pada Kamis, 26/3. Belum habis rasa penasaran kembali kabar tidak sedap mengejutkan warga setelah diketahui bahwa pelaku berinisial JH, Warga Kampung Cimukti dan dikenal seorang juru spiritual (Dukun)

Lebih lanjut dikatakan warga, JH melakukan hal tersebut bersama beberapa orang untuk mengambil sebuah Batu yang Konon’ memiliki kekuatan magic. bahkan salahsatunya kerlibatan oknum Kades Ciparasi.

Entah sekedar berkawan atau memang berguru, Oknum kades Ciparasi terlibat didalamnya atas kepentingan untuk menjaga lingkungan wilayah Desanya.

“Batu berkhasiat itu katanya untuk menjaga Desa Ciparasi, Tapi anehnya batu itu dibawa ke Kampung Cimukti, tempat tinggal JH”,Terang seorang warga yang enggan ditulis nama.

Bahkan, Warga penduduk Desa Ciparasi saja merasa tidak habis pikir jika Kepala Desanya bertindak sajauh itu, Padahal, Kades yang dikenal sosok agamis ini memang cukup baik dalam sisi pembangunan Desa dan memiliki integritas.

Untuk diketahui, makam Nyai Rengganis sebagai Keramat Nyigeulis ini berada di wilayah Desa Sukamaju, namun selama ini keramat tersebut dipelihara oleh masyarakat Desa Majasari terutama Abah Muhani selaku juru kunci. maka tidak heran setelah terendus beberapa pelaku pembongkar makam yang mengambil batu keramat serta diduga melibatkan oknum kades Ciparasi Sontak membuat warga Desa Majasari menggeruduk ke Kantor Desa Ciparasi.

Kedatangan masa untuk memastikan dan menanyakan maksud tujuan serta meminta agar Batu keramat segera dikembalikan ke tempat semula.

Hingga berita ini ditayangkan belum ada klarifikasi langsung dari Kelala Desa Ciparasi, sementara nomor kontak belum bisa dihubungi wartawan.

Begitupun Wawan, Kepala Desa Sukamaju mengaku tengah berada diluar kota mengaku dirinya belum bisa memberikan keterangan.

“Nanti komentarnya setelah jelas, Sore ini saya pulang”,Kata Wawan Jum’at, 27/3/2020

Sementara salah satu staf Kaur pemerintahan Desa Sukamaju mengatakan, Batu tersebut sudah dibawa kembali ke tempat semula, Keramat-Red*.

“Atas permintaan dan kesepakatan musyawarah Batu keramatnya sudah dikembalikan tadi malam,” pungkasnya

 

 

Reporter : Ubay Pol

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *