Marak Judi Togel di Biak, WGAB : Penegak hukum segerah tindak tegas

  • Whatsapp
Ketua dan Sekretaris LSM WGAB Provinsi Papua, Yerry Basri Mak SH. dan Fredinan Tokoro

MITRAPOL.com, Biak – Ditengah upaya Pemerintah melakukan penanggulangan Virus Covid-19, namun pelaku perjudian judi togel semakin menunjukan aksinya di Kabupaten Biak.

Menanggapi Hal tersebut Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Wadah Generasi Anak Bangsa (WGAB) Provinsi Papua Yerri Basri Mak. SH meminta penegak hukum di wilayah tersebut harus serius memberantas dan menutup judi togel (Toto gelap) di kabupaten Biak numfor.

“Menurut Pantauan LSM WGAB bahwa togel di Biak diduga terkesan ada Pembiaran oleh pihak penegak hukum di wilayah tersebut, ada apa? ucap Yerri.

“Kita ketahui bahwa upaya pemerintah dalam pencegahan virus Covid-19 dimana menghimbau agar masyarakat tidak melakukan kegiatan perkumpulan orang-orang di mana saja, sedangkan praktek togel tersebut otomatis mengundang perkumpulan beberapa orang di setiap tempat penjualan togel tersebut, lalu bagaimana cara pemerintah memutus rantai penyebaran Covid – 19 jika pihak penegak hukum itu sendiri diduga melakukan pembiaran atas kegiatan judi togel tersebut.

Ditempat yang sama, Sekretaris LSM WGAB Provinsi Papua, ferdinan tokoro Mengatakan, judi togel di wilayah tersebut sudah sering di beritakan melalui media massa, namun sampai saat ini diduga tidak ada tindakan serius dari pihak penegak hukum setempat,” kata Tokoro.

“Kami LSM WGAB Provinsi Papua atas dasar keluhan masyarakat meminta kepada pihak penegak hukum dalam hal ini polres biak harus serius untuk mengambil tindakan tegas terhadap pelaku – pelaku togel di Kabupaten Biak dan segerah menutup kegiatan togel tersebut. hal ini tentunya demi menjaga keamanan masyarakat serta memudahkan masyarakat untuk mematuhi himbauan pemerintah setempat dalam penanggulangan Virus Covid-19,” tutup Tokoro.

Ketua LSM WGAB Yeri Basri Mak. SH menambahkan, jika Penegak hukum di wilayah tersebut tidak melakukan tindakan tegas, kami segerah menyurati Kapolda Papua terkait hal tersebut, tandas Yerri.

 

 

Reporter: OL

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *