Kapolsek Kembangan dicopot usai resepsi, ETOS: Kapolres Jakbar juga harus ditindak tegas

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jakarta – Ramainya pemberitaan tentang digelarnya resepsi pernikahan mewah Kapolsek Kembangan Jakarta Barat ditengah pemerintah sedang berusaha mengatasi penyebaran virus corona menyita perhatian publik.

Maklumat Kapolri yang tidak memperbolehkan untuk mengadakan acara yang sifatnya memobilisasi masa terkesan diacuhkan begitu saja.

Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute Iskandarsyah mengatakan, ini merupakan pelanggaran keras yang seharusnya segera ditindak tegas oleh Kapolri. Bukan hanya Kapolsek selaku penyelenggara tetapi juga Kapolres Jakarta Barat yang ikut hadir dalam acara tersebut.

“Ini sudah sebuah pelanggaran keras, harus ditindak dengan tegas, bukan hanya sanksi kepada Kapolseknya saja namun juga kepada pimpinan yang hadir juga mesti diberikan sanksi karena sudah turut hadir,” kata Iskandarsyah ketika ditemui di Kejati DKI Jakarta, Kamis, (02/04/2020).

Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute Iskandarsyah

Menurut Iskandarsyah hal ini sudah merupakan pelecehan terhadap Kapolri, maklumat Kapolri tentang peraturan itu dikeluarkan oleh Kapolri pada 19 Maret 2020, dimana pelaksanaan acara resepsi pernikahan tersebut pada 21 Maret 2020 lalu.

“Ini bentuk pelecehan yang dilakukan bawahan terhadap pimpinannya,” ujar Iskandarsyah

Iskandarsyah menegaskan, dalam hal ini Kapolri mestinya bukan hanya mencopot akan tetapi seharusnya memberhentikan dua orang ini dari Institusi Kepolisian. Ini merupakan preseden buruk bagi bangsa Indonesia, terutama Institusi POLRI.

“Saya baca di media-media hanya Kapolsek yang diberikan sanksi, buat saya itu tidak adil dan terkesan dibuat-buat. Dalam hal ini saya tidak berpihak kepada Kapolsek, tapi saya berdiri sebagai orang yang objectif melihat peristiwa ini,” tegas Iskandarsyah.

Menurut Iskandarsyah, kalau ini tidak dilakukan sama saja seperti melempar kotoran ke muka nya sendiri. Dimana-mana kegiatan yang melibatkan banyak orang dibubarkan, bahkan pernah ada yg viral seorang anggota Polisi memaki-maki pelaku pelaksanaan resepsi, ini ditonton jutaan orang se Indonesia.

“Dilain sisi institusi ini melanggar aturan itu sendiri, malu lah sm rakyat, malu sama publik,” ungkap Iskandarsyah.

Harapan saya segera dituntaskan peristiwa memalukan ini yang jelas-jelas mencoreng institusi kepolisian. Penindakkan Kapolsek dan Kapolres secara tegas jg akan membawa efek yang baik ke masyarakat.

(BS)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *