Gerak cepat tangani Virus Corona, Pekon Suka Damai sediakan posko relawan lawan Covid-19

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lampung Barat – Pemerintahan Pekon (Desa) Suka Damai, Kecamatan Air Hitam,Kabupaten Lampung Barat,Provinsi Lampung bergerak cepat tangani dan cegah penyebaran Virus Corona (Covid-19) dengan menyediakan Posko relawan Lawan (Covid-19).

Pengoptimalan perangkat Pekon dengan membentuk Gugus Tugas Pekon Siaga Covid-19 dilakukan, agar semua aparatur Pekon bahu-membahu melawan Penyebaran Virus Corona (Covid-19).

Gugus Tugas Pekon Siaga Covid-19 memiliki tiga tugas utama.Pertama adalah mencegah penyebaran (Covid-19).Beragam upaya pun dilakukan.Mulai dari penerapan physical maupun social distancing, sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), sampai memperketat pengawasan mobilitas warga yang masuk daerahnya.

Hendri Setiawan Selaku Peratin (Kepala Desa),Pekon Suka Damai mengatakan,”Kami mendata penduduk yang rentan sakit, penduduk yang datang, penduduk yang pulang mudik dari Provinsi lain atau bahkan luar negeri,untuk mendeteksi penyebaran dengan memantau pergerakan masyarakat,” terang Hendri Kepada Mitrapol.Selasa (07/04/2020).

Masih dalam aspek pencegahan, Gugus Tugas Pekon Siaga (Covid-19) rutin mengedukasi masyarakat,salah satunya dengan pemasangan spanduk yang berisi informasi krusial.

“Tentang rumah sakit rujukan, nomor telepon, dan lain sebagainya. Pemantuan terhadap Orang Dalam Pemantauan (ODP) dilakukan, meminta kepada pemudik untuk isolasi diri selama 14 hari, dan memastikan tidak ada kegiatan yang bersifat massal atau ada kerumunan,” ucap Hendri.

Hendri menyatakan, tugas utama Gugus Tugas Pekon Siaga (Covid-19) yang kedua berkaitan dengan penanganan terhadap warga Pekon bergejala (Covid-19).

Dalam penanganan,Gugus Tugas Pekon Siaga (Covid-19) akan menyediakan transportasi menuju rumah sakit rujukan,dan menghubungi tenaga medis.

Gugus Tugas Pekon Siaga (Covid-19) diketuai oleh Peratin dan terdiri dari banyak unsur. Mulai dari Bidan Desa, Ketua Rukun Tangga (RT), Ketua Rukun Warga (RW), pendamping keluarga harapan, PKK, Karang Taruna, Puskesmas, sampai unsur mitra seperti Babinsa, Babinkamtibmas, dan Patriot Pekon.

Keterlibatan banyak pihak dalam Gugus Tugas Pekon Siaga (Covid-19) bertujuan agar penanganan dan pencegahan (Covid-19) berjalan cepat, tepat, dan menyeluruh. Ambil contoh disinfeksi, Ketua RT dan RW harus berkoordinasi dengan Puskesmas untuk menentukan disinfektan yang aman.

“Potensi lokal Pekon itu harus kolaborasi seperti itu karena titik akhir penanganan adalah warga-warga di level Pekon, RT, RW, mereka adalah ujung tombak agar penyebaran (Covid-19) tidak meluas,”ungkapnya.

Di Pekon Suka Damai sudah dilakukan pendataan pemudik, penyemprotan disinfektan, dan penyediaan alat cuci tangan di sejumlah titik.

“Kami meminta kepada masyarakat yang pulang kampung untuk isolasi diri. Jangan berinteraksi dengan masyarakat lain dulu selama 14 hari,” imbau Hendri.

Hendri mengatakan,pihaknya gencar mengedukasi masyarakat soal (Covid-19). Tujuannya, supaya masyarakat mengetahui langkah-langkah pencegahan (Covid-19),dan tidak mudah terpapar informasi bohong atau hoaks yang kerap meresahkan.

“Kami jelaskan bahwa isolasi bukan berarti positif. Untuk memastikan, yang datang ke Pekon dalam keadaan sehat untuk cegah penyebaran,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut langsung di pantau oleh Drs. Dahlin, M.Pd sebagai Camat Kecamatan Air Hitam, Babinsa, babinkamtibmas dan Kepala Puskesmas Air Hitam hingga melakukan keliling memantau secara langsung perkembangan posko di setiap pekon.

 

 

Reporter : Deni Andestia

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *