Jelang penerapan PSBB di Jakarta, Polda Metro Jaya siapkan teknis Pelaksanaan

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jakarta – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mulai akan diberlakukan di ibu kota Jakarta, setelah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan rapat kordinasi bersama jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta Kementrian Kesehatan.

Dalam rangka hal tersebut Kepolisian Polda Metro Jaya akan menyiapkan teknis pelaksanaan PSBB di Jakarta yang bertujuan mencegah penyebaran virus Corona. Dan akan menindak pelanggar kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diberlakukan di DKI Jakarta, mulai Jumat 10 April 2020 hingga 14 hari ke depan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Yusri Yunus, mengatakan Polda Metro Jaya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait dengan pelaksanaan PSBB tersebut

“Kami tunggu saja hasil koordinasi ini. Secepatnya akan dilaksanakan pemerintah daerah, dan tujuh poin dalam PSBB itu harus dibahas bagaimana teknis di lapangan,” kata Yusri Yunus, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (08/04/2020).

Yusri menjelaskan, poin yang dibahas dalam pelaksanaan PSBB Jakarta adalah masa libur sekolah dan tempat kerja, pembatasan kegiatan keagamaan, serta pembatasan kegiatan di tempat atau fasilitas umum. Lalu pembatasan kegiatan sosial dan budaya, pembatasan transportasi umum, dan pembatasan dalam aspek pertahanan dan keamanan.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Nana Sudjana menambahkan, dengan diberlakukannya PSBB di Jakarta. pihaknya akan lebih tegas kepada masyarakat yang masih melakukan aktifitas berkumpul dan juga adanya aturan baru bagi kendaraan roda dua untuk tidak berboncengan.

“Untuk roda 2 tidak boleh ada berboncengan ini. Jelas melanggar pshycal distancing ini boleh 1 orang aja,” kata Nana Sudjana dalam konferensi pers disiarkan langsung melalui streaming.

Menurut Nana, aturan larangan boncengan terhadap roda dua itu juga berlaku bagi pekerja ojek online. Langkah itu untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 atau virus corona.

“Ini juga berlaju untuk ojek online, tapi kita masih menunggu aturan teknisnya di dalam Pergub yang akan dibuat oleh Pemerintah Daerah,” ungkap Nana Sudjana

DKI Jakarta telah resmi ditetapkan sebagai wilayah yang memberlakukan pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka percepatan penanganan virus corona COVID-19. Keputusan ini tertuang dalam surat Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia bernomor HK.01.07/MENKES/239/2020 tentang Penetapan PSBB di Wilayah Provinsi DKI Jakarta dalam Rangka Percepatan Penanganan COVID-19 yang ditandatangani oleh Menkes RI Terawan Agus Putranto.

Dalam pertimbangannya, Menkes Terawan Agus Putranto dalam suratnya mengatakan bahwa PSBB di DKI Jakarta dilaksanakan berdasarkan hasil kajian epidemiologi dan pertimbangan kesiapan daerah dalam aspek, sosial, ekonomi, dan aspek lainnya, dan data yang ada menunjukkan adanya peningkatan dan penyebaran kasus corona COVID-19 yang signifikan dan diiringi dengan adanya transmisi lokal di DKI Jakarta.

“Menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar di Wilayah Provinsi DKI Jakarta Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19),” tulis surat tersebut.

Dalam keputusan itu disebutkan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta wajib melaksanakan PSBB sesuai dengan ketentuan perundang-undangan dan secara konsisten mendorong dan mensosialisasikan pola hidup bersih dan sehat kepada masyarakat.

Pelaksanaan PSBB tersebut dilaksanakan selama masa inkubasi terpanjang dan dapat diperpanjang lagi jika masih terdapat bukti penyebaran virus Corona (covid-19).

(BS)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *