Wabah corona bikin ekonomi warga merosot, Dinsos Mimika diminta bekerja ekstra

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Timika – Merebaknya Pandemi virus Corona alias Covid-19 di wilayah kabupaten mimika makin hari naik, dimana jumlah status PDP, ODP, OTG semakin naik, bahkan jumlah kematian juga telah tercatat.

Disisi lain, Pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak pada masalah kesehatan masyarakat, akan tetapi juga membawa implikasi ekonomi yang meluas.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika tengah berupaya untuk melakukan pencegahan dan penanggulangan merebaknya Covid-19 yang telah menyebabkan korban kematian di Timika, Papua.

Disamping itu juga, tengah berupaya dalam penanggulangan dampak ekonomi yang mulai melorot ditengah masyarakat, diantaranya menjaga stabilitas harga pasar serta memberikan insentif pajak bagi pelaku usaha UMKM di Mimika melalui pengurangan pajak hingga 50 persen melalui Peraturan Bupati Nomor 7 Tahun 2020.

Kekinian, Pemkab Mimika juga telah mengeluarkan kebijakan pembatasan sosial alias social distancing bahkan lebih tegas yakni berdiam diri dirumah masing-masing untuk memutus mata rantai virus Corona.

Kebijakan tersebut dinilai sangat berdampak pada pendapatan masyarakat, masyarakat merasa khawatir khususnya bagi mereka yang berpenghasilan rendah, apalagi yang berpenghasilan pas-pasan.

“Untuk menjamin kebijakan sosial distancing, kami (masyarakat) berharap agar Pemerintah melalui Dinas Sosial segera mungkin menyalurkan bantuan berupa bahan pokok agar kebijakan tesebut benar-benar diterapkan masyarakat, kita masyarakat bawah kehabisan stok bahan makanan” kata Rasya, warga Timika kepada MITRAPOL, Rabu, (8/4/2020).

Dirinya menambahkan, Dinas Sosial harusnya lebih aktif ditengah Pandemi Covid-19 karena nama baik pemerintah juga ada pada dinas tersebut.

Ditempat terpisah, salah satu tokoh masyarakat, yakni Sekretaris PDIP Kabupaten Mimika, Alfian Akbar Balyanan kepada MITRAPOL berharap Dinas Sosial Kabupaten Mimika dapat berperan secara maksimal dalam penyaluran bantuan kepada masyarakat.

“Kami dari PDIP senantiasa akan terus berupaya mendukung kinerja Pemkab mimika dalam melakukan pencegahan dan penanggulangan Covid-19 di Mimika” kata Akbar kepada MITRAPOL di Timika.

Akbar menjelaskan, PDIP Mimika telah berkomunikasi dengan Menteri Sosial guna meminta agar Kemensos menambah jumlah kuota penerima program PKH dan bantuan sembako (BPNT) untuk masyarakat Kabupaten Mimika.

Dirinya menjelaskan, menurut data BPS, jumlah penduduk miskin di Mimika pada tahun 2018 mencapai 31.175 jiwa, sedangkan yang menerima program bantuan kemensos yaitu 10.000 KPM artinya masih perlu adanya penambahan jumlah penerima bantuan baik untuk yang tidak mampu atau yang terkena dampak sosial ekonomi akibat Covid-19 ini, terlebih bagi masyarakat di Distrik Amar, Jila, Hoya dan Alama yang berdasarkan informasi belum mendapatkan bantuan ini sejak tahun 2017, Dinsos harus ‘maping’ data ini secara baik agar penyalurannya tepat sasaran.

“Untuk itu kami berharap agar Dinas Sosial Kabupaten Mimika segera melakukan pemutakhiran data dan mengusulkan kepada Kemensos segera mungkin, karena tanggal 10 april besok sudah batas pengusulan data untuk penerimaan bantuan di bulan ini,” Terang Akbar Balyanan.

Selain program dari Pemerintah Pusat, Akbar juga berharap agar Pemkab Mimika dapat merealokasi dana APBD, diantaranya selain prioritas untuk penanganan kesehatan juga untuk mengatasi dampak sosial ekonomi yang timbul akibat Covid-19 ini.

“Bupati dan wakil Bupati telah bekerja secara ekstra bahkan sampai turun langsung dilapangan, untuk itu sekali lagi kami berharap agar Dinsos Mimika harus bekerja lebih ekstra lagi untuk mengambil langkah-langkah strategis dan konkrit dalam menjawab kegelisahan masyarakat Mimika”. Ujarnya.

Sekretaris PDIP Mimika ini menambahkan, dengan adanya kebijakan Pemerintah Pusat menaikan jumlah Kelompok Penerima Manfaat (KPM) untuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), maka Dinas Sosial Kabupaten Mimika harus proaktif dan memaksimalkan peluang ini dengan segera mengusulkan penambahan jumlah Kelompok Penerima Manfaat kepada Kementerian Sosial.

Selaku sekretaris PDIP Mimika, dirinya mengimbau agar ditengah Pandemi Covid-19 ini agar semua pihak tidak saling menyalahkan, namun saling bersatu untuk mengalahkan peredaran virus Corona di Kabupaten Mimika.

(Reporter : AQM)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *