Antisipasi Covid-19, Pekon Srimenanti lakukan beberapa tindakan pencegahan

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lampung Barat – Arus informasi yang “sangat bebas” diterima oleh masyarakat mengakibatkan masyarakat menjadi khawatir dan panik saat mendapatkan informasi yang tidak berimbang antara informasi yang relevan dan valid dengan informasi bohong (hoaks).

Perlu dipastikan pelayanan informasi penanganan pandemi covid-19 diberikan secara terstruktur,masif dan sistemik.

Misal terkait informasi perubahan standar pelayanan pada instansi penyelenggara pelayanan publik, informasi terkait wilayah penyebaran virus, informasi jumlah status pasien yang teridentifikasi Covid-19, informasi terkait protokol penanganan pandemi covid-19 yang sudah disiapkan, informasi terkait kesiapsiagaan rumah sakit rujukan penanganan covid-19 dan sampai dengan informasi pengaduan masyarakat terkait penanganan Covid-19 harus secara terbuka dan luas diinformasikan kepada masyarakat.

Sehingga masyarakat dapat menjalankan fungsi sebagai pengawas eksternal sebagaimana amanat Pasal 35 UU Pelayanan Publik.Maka diharapkan dengan upaya bersama yang kita lakukan pandemi Covid-19.mudah mudahan akan segera berakhir.

Begitulah yang di ungkapkan Seh Ahmad Widodo Selaku Peratin (Kepala Desa), Pekon (Desa) Sri Menanti, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Lampung Barat,Provinsi Lampung kepada Mitrapol. Kamis,(09/04/2020).

Widodo mengatakan,Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa ruang lingkup pelayanan publik yang sangat luas, termasuk di dalamnya adalah terkait pelayanan komunikasi dan informasi.

Oleh karena itu, pihak Pemerintahan Pekon Sri Menanti dalam penanganan Covid-19,terus melakukan beberapa upaya dan tindakan demi menghindari mewabahnya penyebaran Covid-19 dikalangan masyarakat agar lebih menjaga kebersihan lingkungan.

“Pemerintah Pekon Sri Menanti telah melaksanakan tugas,sesuai diintruksi Pemerintah,seperti instruksi dari Bupati Lampung Barat Hi.Parosil Mabsus”terang Widodo.

Baik dari pembuatan Posko di perbatasan pintu masuk Pekon, Menyiapkan tempat cuci tangan lengkap dengan sabunnya,penyemprotan disinfektan kerumah rumah masyarakat,memberikan Masker Gratis,dan Terus memberikan himbauan kepada masyarakat.

Beragam upaya pun dilakukan.Mulai dari penerapan physical maupun social distancing, sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), sampai memperketat pengawasan mobilitas warga yang masuk daerahnya.

“Maka pada kondisi pandemi covid-19 ini pelayanan kepada masyarakat dan informasi menjadi penting, sehingga masyarakat mendapatkan pelayanan informasi yang memadai,” tuturnya.

Lanjutnya, Penyelenggara pelayanan publik perlu memberikan pelayanan informasi seluas-luasnya kepada masyarakat sebagai bentuk upaya memberikan perlindungan kesehatan kepada masyarakat dan menjaga stabilitas keamanan yang diakibatkan oleh informasi bohong (hoaks) sehingga menimbulkan kepanikan masyarakat yang berlebihan.

“Saya dan pemerintah Pekon Sri Menanti berharap,dari beberapa langkah dan tindakan,upaya bersama tim relawan Covid-19, bisa memberikan manfaat bagi masyarakat.dan tidak luput juga selalu memberikan himbauan agar masyarakat tidak terbawa oleh berita bohong (Hoaks) yang bisa membuat kepanikan dalam kondisi seperti ini,” ujarnya.

Iya menambahkan,untuk penyemprotan disinfektan akan di laksanakan kembali pada hari Selasa tanggal 14 April 2020.

“Dalam Kegiatan yang dilakukan oleh pihak pemerintah Pekon, selalu dipantau oleh Drs. Dahlin, M.Pd sebagai Camat Kecamatan Air Hitam, Babinsa, Babinkamtibmas dan Kepala Puskesmas Air Hitam memantau secara langsung perkembangan posko di setiap pekon,” pungkasnya.

 

 

Reporter : Deni Andestia

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *