Aparat gabungan TNI/Polri serang markas persembunyian, 2 KKB tewas tertembak di Timika

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Timika – Aparat Gabungan TNI/Polri di Kabupaten Mimika terpaksa menyerang dan melakukan tembakan terhadap markas persembunyian kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang berlokasi di Jalan Trans Nabire, Distrik Iwaka, Timika, Papua.

Penembakan terhadap markas KKB menewaskan dua orang anggota KKB dan satu orang lainya berhasil diamankan pada, Kamis (9/4) sekitar Pukul 05:30 Wit.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Mimika, AKBP I Gusti Gde Era Adhinata, SIK.

“Benar terjadi penembakan pada kamis, 9 April 2020, Pukul 05,30 WIT, dilakukan penegakan hukum terhadap Camp yang menjadi tempat persembunyian KKB, mereka ini yang telah melakukan penembakan dan menewaskan 1 orang karyawan di kantor OB 1 komplek PT.FI di Kuala Kencana beberapa waktu lalu,” kata Kapolres Mimika kepada wartawan di Timika, Kamis, (9/4).

 

Kapolres menyatakan, aparat gabungan TNI/Polri melakukan penyerangan setelah melalui pengembangan dan analisis yang matang dari hasil pengembangan terhadap beberapa orang penyuplai bahan makanan (Bama) kepada KKB di Timika yang diamankan pihak kepolisian kemaren.

“Melalui pengembangan analisis yang matang, Tim kemudian menuju lokasi yang menjadi tempat persembunyian KKB,” beber Kapolres.

Dirinya menerangkan, Aparat gabungan TNI/Polri kemudian bergerak cepat dengan melakukan penegakan hukum terhadap markas persembunyian KKB di Jalan Trans Nabire, tepatnya di Kampung Jayanti, Distrik Iwaka, Kabupaten Mimika.

“Mereka (KKB) melakukan perlawanan sehingga terjadi kontak senjata dengan aparat,” beber AKBP. Era.

Atas perlawanan dari kelompok kriminal bersenjata (KKB) tersebut, 2 orang anggota KKB tewas tertembak dari aparat gabungan TNI/Polri.

“Aparat terpaksa melakukan tindakan tegas dan melepaskan tembakan karena mereka ingin menembak petugas terlebih dulu,” ujarnya.

Selain 2 orang KKB yang dinyatakan tewas, aparat TNI/Polri juga berhasil mengamankan 1 orang berinisial IS.

Beberapa anggota KKB lainya berhasil melarikan diri dengan membawa 4 pucuk senjata ke belantara hutan dan masih dalam pengejaran aparat gabungan TNI/Polri.

“Kami (aparat) sudah dapat memetakkan lokasi-lokasi mereka (KKB) serta jaringanya, aparat gabungan tetap akan melakukan pengejaran dan menidak dengan tegas terhadap orang-orang yang sengaja melawan hukum,” tegas AKBP. Era.

Barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya, 1 buah air soft gun merek Glock, 1 buah senjata rakitan, 162 butir peluru, 10 buah selongsong, 20 buah Handphone, 2 buah HT, 3 buah bendera corak bintang kejora, 3 buah Kampak, 3 busur panah, 90 anak panah, 11 parang, 7 senapan angin, 11 buah potongan bagian senapan angin.

 

 

Reporter : AQM.

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *