Disebut rubah domisili mantan Istri, Sekdes Sukaresmi bantah tuduhan bekas adik Ipar

  • Whatsapp
Sekertaris Desa (Sekdes) Sukaresmi, Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak. Saefullah,

MITRAPOL.com, Lebak – Sekertaris Desa (Sekdes) Sukaresmi, Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Saefullah, membantah tudingan terhadap dirinya yang disebut telah melakukan perubahan data domisili kependudukan (ES) warga Kampung Bongkok yang tak lain adalah mantan istrinya

Bantahan Saeffulah dilakukan Setelah (AS) bekas adik Iparnya mengemukakan tudingan tersebut pada salahsatu Portal berita online. AS bahkan mengatakan jika Saefullah telah bertindak sewenang-wenang, tidak adil, tidak transfaran.

“Seharusnya seorang Carik (sebutan lokal setempat) desa itu bertindak jujur, adil dan transfaran dalam menjalankan tugasnya. tetapi anehnya seorang carik di Desa Sukaresmi, Kecamatan Sobang. Kabupaten Lebak berbuat semaunya dan sewenang wenangnya memindahkan domisili warganya atas kemauannya sendiri bukan atas dasar pengajuan yang bersangkutan,” ungkap AS dilaman portal berita edisi (9/4).

Pernyataan yang dilontarkan bekas adik iparpun langsung dipatahkan Saeffulah sekaligus meluruskan duduk persoalan terkait Data keluarga dan domisili tidak seperti apa yang diucap dan diberitakan.

“Saya tidak memindahkan tetapi hanya memisahkan, yang semula satu keluarga sekarang dipisah karena kami sudah bukan satu keluarga lagi,” terang Saefullah kepada mitrapol.com, pada Kamis (9/4) lewat pesan Aplikasi Whats App pribadinya.

Saefullah kembali menerangkan, meski dilakukan pemisahan data keluarga antara dirinya dengan (ES) (mantan istri_Red). namun domisili yang bersangkutan masih tetap sebagai warga Kp. Bongkok, Desa Sukaresmi (tidak dirubah)

“Harusnya dilihat dulu, kalau tidak percaya bisa dia cek di BIP Dinas Kependudukan dan apabila masih terdaftar sebagai warga Kp.Bongkok, Desa Sukaresmi maka jelas saudara AS telah salah tuduh dan telah melakukan pencemaran nama baik,” tegasnya.

Saefullah justru menyayangkan, persoalan yang bersifat privasi (Urusan keluarga) mengapa harus dipublikasi bahkan terkesan mencari perhatian publik untuk menyudutkan dirinya sebagai Sekertaris Desa (Sekdes) seolah bisa berlaku sewenang-wenang, tidak adil dan tidak transfaran.

Padajal, Lanjut Saefullah, semua ini dilakukan atas sepengetahuan dan permintaan secara lisan dari mantan istrinya

“Pemisahan atas dasar permintaan ES selaku mantan istri saya untuk Kepentingan bayar BPJS,” paparnya.

Sementara, Kepala Desa Sukaresmi ketika dihubungi mitrapol.com guna meminta keterangan terkait persoalan tersebut, Kades enggan untuk berkomentar labih jauh dengan alasan, persoalan itu urusan keluarga yang rumit dan panjang ceritanya.

“Kalau mau tau jangan liwat telepon. kita ketemu saja,” tutup Nurdin Kades Sukaresmi

 

 

Reporter : Ubay Pol

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *