Kondisi kesehatan ODP dan PDP di Nunukan semakin membaik

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Nunukan – Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura mengimbau agar masyarakat Nunukan membudayakan diri menggunakan Masker. Hal ini menyikapi semakin tingginya resiko penyebaran dan penularan virus corona atau COVID -19 serta menindaklanjuti Rekomendasi dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) tentang pengunaan masker .

Untuk itu, Bupati Nunukan mengeluarkan surat edaran no: 90/338/Setda-Humpro/IV/2020 tentang pengunaan Masker untuk mencegah penularan Vovid-19 di wilayah Kabupaten Nunukan.

Imbauan pertama, Bupati Nunukan meminta warga membudayakan mengenakan masker baik dil uar rumah maupun dirumah sesuai dengan rekomendasi WHO.

Kedua, menggunakan masker boleh berbeda buatan dan merek tapi kalau petugas rumah sakit dan bagian kesehatan menggunakan Masker N-95 .

Ketiga, tetap mengutamakan berada di rumah, menjaga Jarak Aman, budaya dan Prilaku hidup bersih dan Sehat mencuci tangan dengan sabun serta menggunakan air mengalir.

Menurut Aris Suyono SKM Juru Bicara Gugus Tugas percepatan Penahanan Covid-19 diwawancarai terpisah oleh wartawan Mitrapol Yusuf Palimbongan memaparkan perkembangan penanganan Covid-19 khususnya di Nunukan.

“Sampai hari ini Untuk ODP kita mendapatkan ODP baru, sekitar 4 Dan hari ini juga ada beberapa ODP yang sudah melaksanakan Mandiri dan ada 6 orang,” jelasnya, Rabu (8/4/2020).

Di Sebatik 1 Nunukan 4 dan lumbis 1. Jadi total ODP (orang dalam pemantauan) kita yang sekarang dalam pemantauan Itu ada 78 orang.

Kemudian untuk Orang tanpa gejala hari ini kita mendapatkan 14 jadi total ada 47 yang masih dalam pemantauan OTG (orang tanpa Gejala) .

Kemudian untuk PDP hari ini kita tidak dapat. Jadi total Masih yang dirawat masih 6 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nunukan.

Kemudian perkembangan pasien yang dirawat sekarang ada 14 orang yang dirawat masing-masing 4 pasien Konfirmasi itu di ruang isolasi RSUD Nunukan secara umum kondisinya bagus.

Kemudian 6 pasien PDP itu dirawat juga sekarang di ruang isolasi dan semua kondisinya bagus termasuk juga kita merawat 4 pasien ODP kondisinya juga sudah bagus artinya tidak ada keburukan Kan ada kemarin yang pertama kali masuk diare.

“Sekarang sudah tidak diare lagi Artinya sudah ada perbaikan berangsur a gsur membaik semua itu atas kerjasama tim dan semua pihak. Kalau tadi saya sampaikan ya Artinya tidak ada keburukan Semua pasien yang dirawat dalam keadaan membaik Dari sisi kondisi umumnya ang kemarin sempat Diare sekarang sudah tidak ada lagi semua dalam tahap kesembuhan dari 4 orang yang positif Terkena Covid-19,” jelasnya.

Saat konfirmasi Kondisinya dari 4 pasien juga sudah fit Semuanya sudah dalam kondisi baik Per hari ini.

Kalau makanan tidak ada masalah
Artinya semua ditanggung Seperti pasien biasa Rumah Sakit pasti menyediakan untuk konsumsinya.

Jadi tidak ada masalah Pelayanan
seperti Pasien biasa seperti yang lainnya.

Ruang isolasi tidak boleh dikunjungi
Keluarga Jangankan keluarga
Tugas yang tidak berkepentingan pun tidak diperbolehkan masuk pada Ruangan Isolasi.

Kata dia, inti sebenarnya masyarakat harus mematuhi apa yang sudah menjadi solusi, instruksi dan imbauan dari pemerintah agar selalu di rumah
Keluar ketika ada hal-hal yang sifatnya
Kepentingan yang mendesak .

Kemudian gunakan masker ketika di luar rumah kemudian juga untuk orang-orang yang bekerja Artinya kita kan kita tidak mungkin melarang warga untuk bekerja untuk tetap melaksanakan aktivitas Sebisa mungkin jaga jarak antara 1 dengan yang lainya juga menghidari Kerumunan.

Kerumunan massa kemudian biasakan pola hidup bersih dan sehat selalu konsumsi makanan yang bergizi seimbang dan yang paling penting sesering mungkin untuk melaksanakan cuci tangan menggunakan sabun ini yang paling penting.

Sedang ada penularan Di antara masyarakat Virus ini bisa menempel di tangan.

Kalau untuk alat pelindung tenaga Medis ya g bertugas dibagian Ruang isolasi maupun diluar isolasi Alhamdulillah
Sekarang sudah tidak masalah Kalau untuk alat pelindung diri Itu sudah terbaru kemarin juga ada distrubusi dari badan Nasional penanggulangan Bencana (BNPB) Cukup banyak jumlahnya.

Seperti APD untuk baju Kopral lengkap
Itu untuk rumah sakit saja itu sekitar 700 pcs.

Artinya cukup untuk 2 bulan ke depan
Kemudian untuk Dinas Kesehatan Itu nantinya didiskusikan Puskesmas itu ada sekitar 150 pcs. Ini cukup banyak.

Lanjutnya, “Puskesmas kan Itu hanya Kegiatan evakuasi saja Ketika ada pasien pasien Perlu dirujuk ke rumah sakit mereka menggunakan baju APD lengkap.”

Aris Suyono SKM juga mengatakan bahwa untuk masker untuk petugas Juga Dalam waktu 1 bulan ke depan masih cukup.

Kita juga masih dalam proses Untuk pemesanan Informasi tidak lama lagi akan segera datang dalam waktu 1,2 minggu ini Barang semua sudah datang Memenuhi kebutuhan untuk 1 bulan kedepan Itu tidak ada masalah sebenarnya.

Kalau APBD itu sebenarnya 1 kali pemakaian, Misalnya kita memakai baju asmen Dokter melayani Visit keruangan Ketika sudah keluar, baju Aatinya misal dalam 1 hari 2x visit ke ruang Isolasi Otomatis butuh 2 set baju.

“Yang jelas untuk APD 2 bulan ke depan masih cukup. Jadi medis kita mencukupi, tidak bermasalah,” tutupnya.

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *