Perluasan TPSA Karangrejo, Ahli lingkungan : Bukan solusi justru merusak lingkungan 

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Metro Lampung – Rencana Pemerintah untuk memperluas lahan Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) di Kel. Karangrejo, Kec. Metro Utara mulai tahun 2021 mendatang dan setelah ditolak dari DPRD Kota Metro melalui Fraksi PDI-Perjuangan. Para Ahli lingkungan juga menyoroti permasalahan ini.

Hendro SM Mustofa Gufron Diponegoro S.E. Msi. Env. Eng.salah satu akademisi menyoroti kebijakan pemerintah terkait perluasan TPSA. Menurutnya, rencana tersebut tidak sejalan dengan pengembangan TPSA yang ramah lingkungan.

“Dari segi keilmuan metode perluasan TPSA itu bukan solusi dan merupakan kebijakan yang sangat tidak baik, itu tidak mengikuti konsep lingkungan. Karena sampah di TPA itu menyumbangkan 30 persen pemanasan global akibat dari amoniaknya.Jadi jika memperluas TPSA justru malah menambah amoniaknya dan lubang ozon membesar sehingga berdampak pada kerusakan lingkungan yang lebih banyak,” ucapnya saat dikonfirmasi media, Kamis (09/04).

Ditambahkan,Gus Hendro menyarankan pemerintah untuk berinovasi dengan management sampah bukan dengan memperluas lahan TPSA.

Ada beberapa jenis sampah, tapi kita akan fokus pada sampah rumah tangga, nah sekarang kita sudah tidak lagi model melakukan perluasan TPSA, sekarang adalah sampah untuk ekonomi. Jadi sampah menghasilkan uang. Secara ekonomi, kita seharusnya menggunakan metode management sampah, jadi bagaimana caranya agar sampah itu tidak semua sampai ke TPA, hanya 30 persen saja yang sampai, dan 70 persen sisanya di olah oleh masyarakat.

Jadi sampah dapat menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat. Seperti di Singapore yang sampahnya hanya 20 persen yang masuk ke TPSA. Kalau ini diterapkan maka akan memperpanjang umur TPSA hingga 20 tahun kedepan. Intinya kebijakan Pemkot Metro berencana memperluas TPSA Karangrejo itu tidak sesuai guna menjaga lingkungan hidup. Justru CO dan Metan itu meningkatkan pemanasan global, tutup Hendro.

 

 

Reporter : MM/rilis

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *