Daging babi sebanyak satu ton dipasok ke PT IWIP

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Maluku Utara – Satgas Terpadu Covid-19 yang tergabung dari Dinas Kesehatan, Kepolisian, TNI AD dan Pol PP berhasil membuka kedok cara penyeludupan Babi di posko kali Moreala, Kamis (16/4/2020) pukul 17.12 wit.

Informasi yang dihimpun Mitrapol, daging Babi sebanyak 1 Ton menggunakan mobil Pick Up L300 warna Hitam dengan nomor Polisi DB 8039 BI dari Menado dan akan dibawa ke PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP).

Awalnya, Sopir yang enggan diberitakan namanya itu mengelak saat ditanya petugas. Dirinya mengaku bahwa daging yang ia bawa adalah Ikan, bukan Babi.

“Pertama Sopirnya bilang bahwa barang yang diangkut adalah ikan, tapi didesak oleh petugas. Ternyata Sopir jujur mengatakan daging Babi dan akan dibawa ke PT IWIP,” kata salah satu anggota Pol PP, Sofyan.

“Sopir juga bilang kalau Babi yang dia muat hanya 500 Kg. Setelah dicek, ternyata ada 1 Ton Babi. Dari Menado mereka gunakan Kapal KM. Permata Bunda,” sambungnya.

Mobil Pick Up yang digunakan untuk mengangkut Babi ke PT IWIP.

Untuk diketahui, daging Babi ribuan kilo gram ini memiliki dokumen Sertifikat Sanitasi Produk Hewan yang dikeluarkan oleh Kementerian Pertanian Badan Karantina Pertanian Republik Indonesia.

Akan tetapi ada yang aneh di dalam dokumen itu, sebab daging Babi tersebut memiliki izin ekspor dari Manado ke Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, bukan Halmahera Tengah.

Terlihat izin itu ditanda tangani oleh Dokter Hewan Karantina Manado, DRH. Nathalia Wulandari.

Bermodalkan Surat Keterangan Berdomisili dari Kepala Desa Tomahalu dan Surat Keterangan Dokter dari Puskesmas Pitu, Halmahera Utara, Alfian Tamungku leluasa memasok daging Babi ke PT IWIP selama 1 Tahun.

(Sahwan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *