Seorang pengajar di Timika positif Covid-19, tracing dilakukan terhadap 70 guru dan murid

  • Whatsapp
Jubir Covid-19 Mimika, Reynold Ubra

MITRAPOL.com, Timika – Jumlah orang yang positif terpapar Covid-19 di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua berdasarkan hasil laboratorium hingga Sabtu, (18/4/2020) mencapai 25 orang.

Sementara jumlah PDP sebanyak 54 orang, ODP sebanyak 158 orang dan OTG mencapai 253 orang.

Jumlah pasien positif yang dinyatakan sembuh sebanyak 4 orang, dan pasien positif yang tercatat meninggal dunia mencapai 3 orang.

Diketahui, untuk sebaran awal berasal dari 4 kluster, yakni kluster Lembang, kluster Jakarta, kluster Surabaya dan kluster Makassar.

Klaster Lembang, Jawa Barat merupakan penyumbang terbanyak bahkan telah melahirkan generasi kedua di Timika.

Salah satu pasien sebaran transmisi lokal yakni pasien positif dengan nomor label 014 merupakan seorang wanita berinisial RNM (54 tahun), dirinya tertular dari sang suami berinisial DL yang telah meninggal dunia.

Sebelum meninggal DL adalah Pasien 03 dari kluster Lembang, Jawa Barat dan telah terkontak dengan 30 orang termasuk istrinya RNM yang menjadi pasien 014.

Sang istri RNM sendiri berprofesi sebagai seorang guru, diketahui RNM sempat menjalani tugasnya sebagai pendidik setelah memiliki riwayat kontak erat dengan sang suami DL.

Satgas Covid-19 melalui Tim Epidemiologi kemudian melakukan pemeriksaan terhadap sang Guru RNM dan Pihak Sekolah.

Diketahui jumlah rekan RNM sesama Guru sebanyak 31 orang, sementara itu muridnya sebanyak 39 orang, sehingga keseluruhan berjumlah 70 orang yang harus dilakukan tracing.

“Sejauh ini baru 13 guru dan 2 murid yang berhasil ditracing, sementara yang lainnya belum, kendalanya karena tidak ada nomor kontak untuk dihubungi,” ujar Kamal didampingi Jubir Covid-19, Reynold Ubra kepada wartawan di Timika melalui video conference, Sabtu, (18/4/2020).

Atas maraknya peredaran Pandemi Covid-19 di Mimika, Reynold Ubra selaku Jubir mengimbau agar masyarakat tidak keluar rumah dan menerapkan physical distancing guna memutus mata rantai virus Corona.

(Reporter : AQM)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *